IJTI Kecam Oknum Pengacara Yang Kasari Jurnalis INews

Muhammad Nur Leo, Jurnalis INews yang mendapat perlakuan kasar dari oknum pengacara di kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel. (dok)

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) sulselbar mengecam perilaku seorang oknum pengacara di Makassar yang terkesan melanggar undang undang pokok pers, dengan cara menyuruh menghapus hasil rekaman cameraman inews TV, saat meliput di Kantor kejaksaan tinggi sulsel. Bukan hanya menyuruh menghapus, Ilho oknum pengacara yang mengaku pernah menjadi jurnalis TV ini juga menarik id card korban hingga terputus.

Muhammad Nur Leo adalah seorang cameraman Inews TV yang menjadi korban kekerasan verbal yang dilakukan oleh oknum pengacara tersebut. ‘ bukan sekedar bentuk kekerasannya. Akan tetapi praktek yang dilakukan ini melanggar undang undang pers. Pelarangan, meminta menghapus bahkan hendak merampas adalah bukti menghalang halangi pers saat melakukan aktivitas nya’ ujar Ahmad Arthur team Advokasi IJTI Sulsel.

Organisasi tempat bernaung jurnalis televisi ini justru menyayangkan tindakan oknum pengacara ini sebab mengaku pernah kerja di media. Seharusnya tidak perlu naik pitam, cukup menemui dan mengajak diskusi media tersebut lalu ¬†menyampaikan maskud dan tujuannya. ‘Akibat perbuatan ini Kan berarti melanggar hukum. Coba, apakah bukan pelanggaran hukum jika menarik korban, mencoba mengambil kamera lalu menarik kera baju?’ Tanya Arthur.

Sehingga menurut IJTI ini adalah kekerasan verbal terhadap jurnalis TV yang hendak meliput area kejaksaan tinggi sulsel. ‘Apalagi dengan cara menyerbu korban lalu memaksa menghapus hasil rekaman. Ini jelas pelanggaran undang undang pers’ kecamnya.

Saat ini IJTI menunggu persetujuan dari kantor pusat Inews TV apakah akan melanjutkan kasus ini ke ranah hukum atau tidak. Yang pasti IJTI akan mendampingi korban dalam bentuk advokasi dan pendampingan. (*)

PEMKOT-Makassar