Pelatihan Nasional, Arif Saleh Tampil Sebagai Pembicara

SUARACELEBES.COM, WAJO- Masyarakat Kabupaten Wajo, terutama di Kecamatan Tempe patut berbangga. Pasalnya, salah satu putra kelahiran daerah ini, yakni M.Arif Saleh sering tampil atau diundang sebagai pembicara di pelatihan nasional.

MAS BRO (M.Arif Saleh Bersama Rakyat Wajo) yang memilih pulang kampung untuk maju sebagai caleg DPRD Wajo Dapil I Kecamatan Tempe, sering diundang untuk menjadi pemateri atau pembicara diberbagai forum. Termasuk pelatihan nasional Kohati HMI, belum lama ini.

Khusus di pelatihan nasional yang digelar Kohati HMI Gowa Raya, Arif Saleh yang tercatat sebagai konsultan politik di Jaringan Suara Indonesia (JSI) banyak membahas tentang pentingnya kader HMI, terutama pemuda dalam menerbitkan karya tulisan.

Di depan peserta yang berasal dari perwakilan Kohati di sejumlah cabang di Indonesia, Arif Saleh mengingatkan perkembangan zaman yang menuntut mahasiswa untuk bisa mengambil peran aktif yang positif.

“Pemuda dan mahasiswa sekarang harus didorong dari intelektual lisan menjadi intelektual tulisan. Artinya apa, mahasiswa tidak hanya sekadar hebat dan kritis dalam berbicara, tapi juga harus ditunjang dengan kemampuan memberikan pemikiran dan solusi melalui karya tulisnya. Dan ini yang masih kurang,” terang Arif Saleh, belum lama ini.

Dalam kesempatan itu, MAS BRO juga menaruh harapan, agar kader Kohati bisa menjadi penggerak dan leader dalam menjawab perkembangan zaman.

Sekadar diketahui, Arif Saleh yang merupakan mantan Ketua Litbang Bakornas LAPMI PB HMI di Jakarta ini, aktif diberbagai organisasi, baik saat mahasiswa maupun hingga saat ini. Termasuk pernah menjadi pengurus pusat Himpunan Pelajar Mahasiswa Wajo (Hipermawa) setelah sukses menjadi ketua panitia musyawarah besar.

Berkat pengalaman organisasi, serta latar belakangnya sebagai jurnalis sebelum memutuskan bergabung di JSI di Jakarta, Arif Saleh punya kemampuan dan wawasan yang memadai.

Atas alasan itu pula, tak salah jika masyarakat Wajo memberikan kesempatan untuk menjadi wakil rakyat di Pemilu 2019 mendatang. Apalagi, selain putra daerah, juga punya kapasitas mumpuni.

Ditambah lagi, usianya masih tergolong muda, sehingga diyakini bisa memberikan harapan untuk mengawal, dan memperjuangkan aspirasi rakyat di DPRD Wajo. Begitu pun, sangat mudah dalam berinteraksi, atau berkomunikasi dengan siapapun.(*)