Wakil Ketua Umum DMI Resmikan Asrama Imam Masjid Al Markaz Al Islami

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Masjid Al Markaz Al Islami, sebagai Masjid terbesar dan pusat peradaban Islam di wilayah timur Indonesia memiliki satu fasilitas baru yaitu asrama untuk imam Masjid tersebut. Peresmian fasilitas asrama tahap pertama ini dilakukan Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), H. Syafruddin di Makassar, Sabtu (10/11). Peresmian dilakukan dengan penandatangan prasasti dan pengguntingan pita.

Dalam sambutannya, Ketua Koordinator Pengurus Masjid Al Markas Al Islami, Basri Hasanuddin merasa sangat terhormat karena peresmian dilakukan langsung oleh Syafruddin. “Kami merasa sangat bangga, Bapak Komjend Pol Syafruddin dapat hadir langsung untuk meresmikan asrama ini. Karena beliau memang memberi perhatian khusus dengan berkunjung beberapa kali saat asrama ini dibangun,” ujar Basri.

H Suafruddin bersama santri tanfiz Alquran usai meresmikan rumah Imam Masjid Almarkaz Al Islami.

Selain itu juga, Basri mengungkapkan jika Syafruddin, yang juga menjabat sebagai Menpan RB merupakan salah satu donatur terbesar untuk pembangunan fasilitas asrama bagi imam Masjid tersebut. “kami berterima kasih sebab Pak Syafruddin berperan aktif dengan membantu kami secara langsung terkait pendanaan untuk pembangunan, selain beberapa donatur seperti Ketua Yayasan Kalla, Dirut Semen Tonasa dan beberapa donatur lainnya,” ujarnya.

Basri menjelaskan saat ini pembangunan asrama tahap kedua sedang dilaksanan dan diharapkan dalam waktu dekat dapat segera terselesaikan. Ia berharap adanya dukungan dari berbagai kalangan agar dapat dengan segera menyelesaikan pembangunan asrama tahap kedua tersebut. “Semoga saat asrama tahap kedua selesai, Bapak Syafruddin dapat berkenan kembali hadir untuk meresmikan,” harap Basri.

Sementara itu Syafruddin sangat bersukur dengan selesainya pembangunan tahap pertama asrama bagi imam Masjid Al Markaz. “Alhamdullilah fasilitas untuk imam bisa diwujudkan dan dengan segera bisa dimanfaatkan,” ujarnya. Syafruddin berharap dengan adanya asrama ini, akan membuat imam Masjid lebih fokus dalam melaksanakan tugas sehari hari. “Saya berharap, imam Masjid dapat melayani jamaah dengan tepat waktu,” katanya.

Syafruddin juga mengapresiasi partisipasi dari berbagai kalangan yang ikut menyubang untuk penyelesaian pembangunan asrama Masjid ini. “Alhamdulillah, beberapa hamba Allah mau ikut berperan dengan menyumbangkan hartanya untuk pembangunan asrama ini,” ucap Syafruddin.

Ia berharap dalam waktu dekat, pembangunan asrama tahap kedua dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat.
Karena menurut keterangan panitia, untuk menyelesaian pembangunan asrama tahap kedua tersebut masih membutuhkan anggaran sekitar seratus juta rupiah. “Karena tinggal sedikit untuk pembangunan tahap kedua ini, mungkin bulan depan selesai. Nanti kebutuhan anggaran yang ada akan saya selesaikan hari ini,” kata Syafruddin. Pernyataan Syafruddin tersebut langsung disambut ucapan Alhamdullilah dari para undangan yang hadir.

Masjid ini dibangun pada tahun 1994 atas prakarsa mantan Panglima ABRI, Jendral Purn M. Jusuf. Bangunan Masjid ini terdiri atas 3 lantai. Dirancang oleh seorang arsitek bernama Ir. Ahmad Nu’man. Arsitekturnya terinspirasi dari Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Meski begitu, bentuk masjid tidak melupakan unsur arsitektur khas Sulawesi Selatan. Hal ini terlihat dari atap berbentuk kuncup segi empat yang mengambil ilham dari Masjid Katangka, Gowa masjid tertua di Sulawesi Selatan dan rumah Bugis-Makassar pada umumnya. Masjid ini mampu menampung 10.000 jamaah.(*)