Jenggala Center : Masyarakat Sulsel Harus Jaga Nama Besar Jusuf Kalla, Menangkan Jokowi

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR -Detik detik pencoblosan yang digelar 17 April, Jenggala Center memberikan pandangan politiknya tentang proses Demokrasi Indonesia.

Jenggala Center mengamati hasil survei di Sulsel, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin menang tipis. “Ada survei yang memenangkan Jokowi-Ma’ruf ada juga 02,” kata Direktur Eksekutif Jenggala Center, Syamsuddin Radjab di Hotel Aryaduta Makassar, Jl Penghibur, Makassar, Sulsel, Senin (15/4/2019).

Ia berharap pasangan 01 bisa menang di Sulawesi Selatan, karena Jusuf Kalla (JK) mendukung padangan Joko Widodo-Ma’ruf. “Sulsel adalah pertaruhan JK di level nasional. Jika 01 menang kita jaga ketokohan JK di tingkat nasional,” ucap Syamsuddin Radjab.

Sulsel adalah simbol politik di Indonesia, pertarungan Pilpres 2019 adalah pertaruhan nama baik Jusuf Kalla di level nasional,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Tim Kampanye Nasional Jenggala Center, Iskandar Mandji mengatakan, sudah bergerak untuk melakukan riset demokrasi dan kesejahteraan sosial.

“Kami mungkin yang sudah tiga kali ikut Pilpres, dan kami punya pengalaman pelaksanaan pemilihan presiden. Demokrasi dan kesejahteraan sosial adalah kelihatan erat sekali hubungannya dan pembangunan sebuah sistem sosial,” katanya.

Ia pun mencontohkan, Venezuela dulu kaya raya. “Ada kesejahteraan sosial, tapi Venezuela menjadi otoriter dan dia hancur seperti itu juga yang terjadi di Libya, Irak dan beberapa negara lain,” katanya.

Ia juga mencontohkan, negara Uni Soviet juga pecah.

Sepuh Partai Golkar ini mengatakan, negara Indonesia harus menyeimbangkan demokrasi dan kesejahteraan sosial.

Menurutnya, Pilpres 2019 paling rawan membuat perpecahan.

“Dalam kerangka itulah, kenapa kita memilih 01, yakni dengan pertimbangan panjang, anak muda yang merasakan ke depan, apakah kita dalam bingkai Indonesia atau perpecahan,” katanya.

Lanjut Iskandar Mandji menjelaskan pemilu saat ini memainkan simbol identitas. Issu simbol agama yang dimainkan tin Prabowo – Sandi ini sangat berbahaya.

“Pemilu 2019 ini adalah pertarungan nasib masa depan bangsa, jangan salah pilih masyarakat harus memiliki pemahanan terkait persoalan bangsa ini.Issu simbol agama yg dimainkan prabowo ini sangat berbahaya,” tegasnya.(*)