DPRD Parepare Siap Bantu Tenaga Pekerja Harian Yang Diberhentikan

SUARACELEBES.COM, PAREPARE –DPRD Parepare akan membantu 33 orang tenaga pekerja harian (TPH) atau petugas kebersihan di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang diberhentikan.

Ketua Komisi III DPRD Parepare Muh Iqbal Chalik menegaskan, siap mengawal aspirasi para petugas kebersihan hingga mendapat keadilan.

RMS

“Ini akan kita kawal hingga para petugas kebersihan yang diberhentikan itu bisa kembali diakomodir dan bekerja,” tegas Iqbal Chalik, Selasa, 30 April 2019.

Iqbal mengaku belum mendapatkan penjelasan substansial dari Dinas Lingkungan Hidup terkait apa alasan dan dasar mereka diberhentikan. Dan, kemudian langsung ada penggantinya.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Parepare Samsuddin Taha mengatakan, pemberhentian mereka karena evaluasi kinerja.

“Ada informasi terkait kinerja, sehingga dilakukan evaluasi kinerja,” beber Samsuddin Taha.

Namun Samsuddin masih membuka ruang komunikasi terkait tawaran DPRD untuk mempertimbangkan SK yang telah diterbitkan dan mengakomodir kembali ke-33 petugas kebersihan yang diganti itu.

“Ini akan kita pertimbangkan, namun terkendala anggaran. Karena pengganti mereka sudah ada, dan telah di-SK-kan. Dan SK penggantian, saya sendiri yang tanda tangani. Apa pun risikonya ada sama saya,” tegas Samsuddin Taha.

Sementara Anggota DPRD Parepare Andi Fudail meminta pemerintah daerah agar mengakomodir mereka kembali.

“Pernah saya dengar akan ada satgas draniase atau saluran air. Nah mereka ini bisa diakomodir untuk satgas itu, sehingga mereka tidak kehilangan pekerjaan untuk kehidupan ekonomi keluarganya,” harap Fudail.

DPRD Parepare melalui Komisi III, Senin, 29 April 2019, melakukan rapat dengar pendapat (RDP) untuk mencari tahu penyebab diberhentikannya puluhan petugas kebersihan itu dengan menghadirkan Plt Kepala DLH Parepare, Samsuddin Taha di Ruang Banggar Gedung DPRD Parepare.

Dari Komisi III hadir Ketua Komisi III Iqbal Chalik beserta anggota Komisi III, Andi Fudail, Hj Nurtiati Syam, Hj Apriyani, John Panannangan.

Turut juga hadir Ketua DPRD Parepare Kaharuddin Kadir dan Wakil Ketua DPRD Parepare Rahmat Sjamsu Alam.

Selain dihadiri puluhan tenaga kebersihan yang diberhentikan itu, juga hadir Ketua Kastor Parepare, Barto RD beserta pengurus Kastor lainnya, Luther dan Ernesta (Ibu Eta).

Dalam rapat dengar pendapat terungkap jika 33 petugas kebersihan itu sudah diganti oleh tenaga kebersihan yang baru. Hal itu dibuktikan dengan terbitnya SK Kepala DLH sejak 21 Maret 2019.

Namun, ke-33 petugas kebersihan yang diberhentikan ini belum menerima SK pemberhentian. Sehingga mereka masih melaksanakan tugasnya hingga saat ini. Namun, mereka tidak lagi mendapat upah untuk April 2019.(*)