Gubernur Sulsel Ingin Pembangunan Tahun 2020 Sudah Dikerjakan Bulan Januari

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR -Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah (NA) meminta kepada seluruh OPD agar semua struktur menjadi perhatian. Hal itu disampaikan saat Briefing Gubernur Bersama Pejabat Eselon II, III Dan IV, di ruang pola kantor Gubernur Sulsel, Rabu (29/5).

Nurdin Abdullah berharap tahun 2020 menjadi percepatan struktur pembangunan, bukan lagi terjadi perlambatan, apa lagi baru melantik 188 pejabat sehingga memperkuat jajaran pemerintah

“Saya ingin sampaikan semua, saya berharap 2020 tidak lagi jadi perlambatan tapi percepatan, caranya sederhana ini kan baru-baru kita Lantik semua, 188 pejabat ini. harapan saya memperkuat jajaran pemerintahan,” jelasnya

Sehingga di tahun 2019 ini kata Nurdin harus sudah mempersiapkan program-program untuk tahun 2020. Dimana program tahun depan tersebut, sudah harus mulai dikerjakan pada Januari mendatang. Hal ini dengan harapan daya beli masyarakat tidak menurun.

“Nah apa yang harus kita lakukan di 2019 ini persiapkan program-program 2020 peringatan itu pak, APBD perubahan, lebih banyak fokus ke perencanaan, jadi November perencanaan kita semua sudah siap, Desember kita sudah mulai lelang. Januari kita mulai kerja kenapa ini penting? Supaya daya beli masyarakat ini tidak menurun,” harapnya.

Nurdin mencontohkan, jika dilakukan di Bulan Januari maka para pekerja sudah mulai bekerja, toko bangunan sudah menyuplai dan toko bangunan sudah mulai ada pembeli.

“Jadi saya berharap kepada kepala OPD persiapkan baik-baik, kita sekarang sudah masuk Mei, akan masuk Juni tentu kita jangan sia-siakan waktu,” ujarnya.

Selain itu, Nurdin Abdullah menyampaikan target yang dijanjikan yaitu menyelesaikan persoalan jalan provinsi dalam waktu 3 tahun. Sehingga tahun 2020 ia fokuskan pada janji politik untuk kepentingan masyarakat.

“Saya juga ingin sampaikan target saya. Tiga tahun jalan provinsi akan kita selesaikan termasuk daerah terisolir. Tahun depan untuk janji politik kita, ini bukan untuk gubernur tetapi rakyat,” paparnya. (*)