Dilapor Supriansa, Istri Bupati Pangkep dan M Yasir Mangkir Dipemeriksaan Mabes Polri

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Mabes Polri mulai memanggil Rismayani istri bupati Pangkep serta M. Yasir. Keduanya adalah caleg Partai Golkar yang dilaporkan oleh Supriansa karena dituduh melakukan penggelambungan suara di Kabupaten Soppeng. Meski dari tingkat Sidang Bawaslu, rekapan KPU provinsi serta Mahkama Partai Golkar Supriansa bersih dari tuduhan kedua caleg tersebut. Namun belakangan, Rismayani dan M. Yasir kembali mendaftarkan gugatannya ke Mahkama Konstitusi (MK) dengan tuduhan yang sama. Supri yang merasa “dizolimi” terus akhirnya pun melakukan perlawanan dengan cara melaporkan kedua caleg tertentu beserta timnya ke Bareskrim Mabes Polri.

Atas laporan tersebut, hari ini Rabu 29 Mei 2019 seharusnya Rismayani dan M. Yasir telah menjalani pemeriksaan di Mabes Polri. Namun dengan alasan sakit Rismayani batal ke Jakarta sementara M. Yasir sedang menjalankan umroh. Meskipun tidak hadir namun Brigjen Fadil Imran Direktur Tipidter Bareskrim Tetap akan melayangkan panggilan kedua “Kami akan melakukan pemanggilan untuk yang kedua dengan agenda pemeriksaan setelah lebaran Idulfitri,” kaya mantan Direktur Tindak Pidana Siber Mabes Polri tersebut.

Supriansa sendiri menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke pihak kepolisian. Menurutnya, biarkan hukum yang berjalan sebab selama ini dirinya merasa selelu difitnah melakukan penggelambungan suara. Baik melalui sosial media maupun pemberitaan namun pada saat itu dirinya lebih memilih diam dan tak suka ribut untuk urusan internal partai.

Apalagi semua perjalanan politik yang ia jalani tak ada celah. Perjalanan dari tingkat PPS, PPK, KPU Soppeng hingga rekapan provinsi berjalan tanpa ada kemelut. Sidang Bawaslu provinsi juga menyatakan tak ada penggelambungan suara seperti apa yang dituduhkan pada dirinya. Begitupun pada sidang Mahkamah Partai Golkar juga tidak meloloskan gugatan Rismayani dan M. Yasir.

Namun Supri kaget sebab tiba tiba mereka mendaftarkan ke MK. Untuk itulah dirinya merasa dipermainkan dan tingkat kesabarannya pun habis sehingg jalan terbaik bagi dirinya adalah melaporkan ke Mabes Polri. Ia juga mengaku menjaga marwah Partai Golkar.(*)