Gubernur Sulsel Kelaborasi Dengan Singapura Kembangkan Destinasi Wisata

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM. Nurdin Abdullah akan berkelaborasi dengan pemerintah Singapura untuk mengembangkan destinasi wisata di Sulsel.

Pengembangan destinasi wisata tersebut merupakan sebuah kerjasama antara pemerintah provinsi Sulsel dengan pemerintah Singapura.

Menurut mantan Bupati Bantaeng dua periode itu, Sulsel dan Singapura adalah dua negara yang memiliki hubungan sangat erat.

Keeratan hubungan kedua negara tersebut karena sudah memberikan kontribusi untuk mengekspor hasil perikanan kita, hasil pertanian kita.

“Mereka ingin mempererat lagi hubungan kerjasama ini, tadi saya usulkan bahwa sepanjang tahun kita, sekian lama kita itu mengekspos dalam bentuk material nilai tambah kecil. Saya sampaikan kepada mereka mau nggak kita kelaborasi,” kata Prof. HM. Nurdin Abdullah usai menerima tamu mancanegara itu, di Rujab Gubernur Sulsel, Jalan Jendra Sudirman, Makassar, Selasa (9/7).

Olehnya itu, mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini meminta pihak Singapura agar mendatangkan tehnologi dan modalnya untuk memulai kerjasama tersebut.

Tehnologi tersebut untuk keperluan pertanian, perikanan dan perkebunan yang ada di Sulawesi Selatan. Setelah ada hasil dari kerjasama tersebut langsung di ekspor keseluruhan dunia.

“Saya bilang, kamu datang kesini bawa tehnologi mu, bawa modal kesini, kita proses. Kita suplai di seluruh dunia, mereka sangat respon,” jelas alumni Universitas Jepang itu.

Pada kesempatan itu juga Nurdin Abdullah meminta pihak Singapura agar memoles sejumlah pulau yang ada di Sulsel. Apalagi lanjut Nurdin Abdullah, pulau di Sulsel banyak nganggur.

“Dari pada kemana-mana itu Singapura mending kita bangun disini. Pulau kita banyak. Pulau kita yang masih ganggur banyak, kau poles itu kau datangkan turis-turis. Karena Singapura itu adalah hap dunia terutama di Asia Timur,” lanjut guru besar Unhas Makassar itu.

Langkah tersebut diyakininya sebagai bukti Sulawesi Selatan serius untuk membangun kelaborasi dengan pemerintah Singapura.

“Ini harus betul-betul untuk jadikan Indonesia Bus destinasi wisata. Kelaborasi kan bukan kita jual pulau tapi kita sama-sama mengembangkan pulau ini. Tapi yang terpenting Singapura ini kita butuhkan begitu juga Sulsel ini dibutuhkan oleh Singapura, potensi kelautan kita, potensi peternakan kita, potensi ikan kita, potensi perkebunan, pertanian,” jelas alumni Fakultas Kehutanan Unhas Makassar ini.

Sementara itu, Senior Parliamentary Secretary, Ministry of Foreign Affairs and Ministry of Trade and Industry Singapura, Dr Tan Wu Meng mengaku, akan serius untuk mendukung program kerjasama antara Sulsel dengan Singapura. (*)