Nurmal Idrus Sebut Langkah Tomy Bidik 01 Sudah Tepat

Nasdem

SUARACELEBES.COM, BULUKUMBA – Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto berpeluang melenggang mulus di Pilkada Bulukumba tahun 2020 mendatang, apalagi Bupati petahana AM Sukri A Sappewali tidak lagi ikut berkontestasi pada pesta politik lokal lima tahunan sekali itu.

Peluang dominasi Tomy Satria sangat ditentukan dengan pemetaan awal faktor keuntungan. Apalagi sejauh ini, dia dinilai aktif melakukan komunikasi langsung dengan masyarakat Bulukumba.

Direktur lembaga survei dan konsultan politik Nurani Strategic, Nurmal yang diminta analisanya mengatakan, langkah Tomy Satria membidik 01 adalah langkah yang sangat tepat. Dalam posisi 02 dia kini menjadi petahana karena Bupati Bulukumba tak bisa ikut lagi.

“Tentu dengan posisi petahana, Tomy punya kans menang lebih besar dibanding figur lainnya. Menurut saya, dia harus memaksimalkan semua potensi kemenangannya. Caranya dengan melakukan pemetaan awal mengenai semua faktor keunggulan dia dalam posisi petahaha seperti bekas timnya di Pilkada lalu, orang-orang yang mendapat keuntungan dari posisi sebagai 02 dan bahkan para ASN yang loyal kepadanya,” kata Nurmal saat dikonfirmasi, Jumat (6/9/2019).

Dia melanjutkan, hingga masa penetapan calon tahun depan, dia harus terus memanfaatkan popularitasnya sebagai petahana untuk menciptakan image di mata pemilih sebagai calon yang kuat dan disukai pemilih.

Menurutnya dengan waktu yang tersisah jelang Pilkada, sangat memungkinkan untuk meningkatkan peluang keterpilihan Plt Ketua DPD NasDem Bulukumba ini.

“Dia sudah punya popularitas yang tinggi. Tugasnya sekarang adalah bagaimana ia meningkatkan terus tingkat kesukaan pemilih dan juga nanti keterpilihannya,” tandas Nurmal.

Tomy Satria yang dikonfirmasi terpisah soal persiapan bertarung di Pilkada Bulukumba, disisi lain masih berstatus sebagai Wakil Bupati dengan kegiatan-kegiatan pemerintahan mengatakan, Ini memang menjadi salah satu seni managemen waktu.

“Dilain sisi saya mencurahkan perhatian pada penyelenggaraan pemerintahan sesuai dengan kewenangan. Bahkan jika Bupati tidak berada ditempat, saya diminta untuk menghandle agar roda pemerintahan terus berjalan,” ungkap dia.

“Dilain sisi saya juga mulai mempersiapkan diri menghadapi Pilkada yang tentu juga menuntut perhatian terkait waktu dan tenaga.
Namun selama ini semua berjalan dengan baik. Saya semaksimal mungkin tidak mencampurkan urusan pemerintahan dengan kepentingan pilkada ditahun 2020,” tandasnya.(*)