Rektor UNM Jadi Bapak Angkat Mahasiswa Papua di Makassar

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Husain Syam mendeklarasikan dirinya menjadi bapak angkat seluruh mahasiswa asal Papua di Makassar.

Hal ini dinyatakan Husain dalam jamuan makan malam bersama puluhan mahasiswa asal Papua, di rumah jabatannya, di Jalan Bontosunggu, Makassar, Selasa (1/10). Dalam jamuan makan malam bersama ini, turut hadir Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Adnas, bersama sejumlah pimpinan fakultas di UNM.

“Kita semua bersama mahasiswa asal Papua di Makassar berkumpul merajut kebersamaan, tidak ada urusannya dengan agama atau suku apa pun. Saya mau jadi bapak angkat mahasiswa Papua, agar mereka merasa nyaman dan aman menuntut ilmu di Makassar, dan tidak terpengaruh dengan peristiwa di Papua. Kapan pun kalian bisa mampir ke rumah saya,” ujar Husain.

Husain juga tidak lupa memotivasi seluruh mahasiswa Papua yang hadir di kediamannya, untuk tetap semangat dan pandai menghargai waktunya menuntut ilmu di daerah rantauannya.

“Saya juga ini perantau dari Sulawesi Barat, datang di Makassar tahun 80-an, saya mau kalian bisa seperti saya, di usia 41 tahun sudah jadi professor, kalian harus bisa menghargai waktu di perantuan dan fokus menuntut ilmu setelah selesai bisa kembali membangun di kampung halaman,” tutur Husain.

Husain menegaskan, setelah acara makan malam, ia juga telah memerintahkan ke Dekan Fakultas Seni untuk merancang festival seni budaya nusantara, dengan melibatkan mahasiswa asal Papua, untuk mempersembahkan kesenian tradisional Papua bersama kesenian dari daerah lain.

Sementara itu, menurut Ketua Kerukunan Mahasiswa Papua Barat Rustam Kambori, merasa terhormat mendapat jamuan makan malam dan penghargaan Rektor UNM, serta membuat perasaan mahasiswa asal Papua tenang selama menuntut ilmu di Makassar.

“Saya mengapresiasi sikap bapak Rektor pada kami, saya imbau pada seluruh mahasiswa pelajar Papua di Makassar agar menjalankan amanah dari orang tua kita di Papua untuk menyelesaikan pendidikan, kita yakin dan percaya orang-orang Makassar bersahabat dengan mahasiswa Papua,” pungkas alumnus UIN Alauddin ini.(*)