Lebarkan Pasar, Cashlez Pacu Digilalisasi Ekonomi UMKM di Makassar

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Cashlez terus bergerak cepat dalam melakukan ekspansi dan penatrasi pasar di Indonesia. Kali inu, Cashlez secara resmi melebarkan sayapnya ke Kota Makassar. Hari ini Senin 7 Oktober Cashlez resmi diluncurkan di Kota Daeng, tepatnya di Karebosi Link, Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulsel.

Peresmin dilakukan secara Simbolik oleh komisaris Cashlez Steven Samudra, CEO Cashlez Teddy Tee dan Asisten II Pemerintah Kota Makassar, Sittiara. Turut disaksikan oleh Bank Partner, merchant serta rekan media. Hadirinya cashles di Makassar ini semakin melengkapi jaringan kantor cashlez yang kini sudah ada di 7 kota yakni Jakarta, Bali, Bandung, Surabaya, Medan, Jogyakarta dan Makassar.

Tujuan hadirnya Cashlez ini tak lain untuk membantu pemerintah dalam mendigitalisasi para pelaku usaha, khususnya UMKM untuk beralih dari terima uang tunai ke non tunai. Berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulsel, Jumlah pelaku UMKM sejauh ini sebanyak 176.637 yang bergerak pada berbagai sektor.

Cashlez Teddy Tee mengatakan kehadiran cashlez di Makassar ini merupakan upaya untuk menjangkau lebih banyak usaha yang belum menerima pembayaran non tunai.

“Makassar ini potensi besar dan pemerintah pun sangat mendukung UMKM di Makassar untuk beralih ke digital, olah karena itu kami ingin membantu pemerintah untuk memperkenalkan dan mengedukasi mengenai transaksi non-tunai ini,” kata Cashlez Teddy Tee.

Teddy menambahkan dengan transaksi non-tunai yang diterima oleh UMKM Makassar didarapkan dapat meningkatkan omset dari para pemilik usaha sehingga berpengaruh pada peningkatan perekonomian kota Makassar.

Cashlez memilih hadir di Makassar untuk memperluas jaringannya, karena Makassar merupakan destinasi wisata dengan potensi pasar yang besar.

“Kantor Cabang Makassar ini sudah mulai resmi beroperasi perawal bulan Mei lali. Stategi kami dalam mendekatkan diri kepada pemilik usaha di Makassar adalah dengan memberikan edukasi mengenai pembayaran non tunai, karena melalui edukasi ini para pemilik usaha dapat lebih paham, baik dari segi manfaat maupun penggunaannya,” tambah Steven Samudra, Komisaris Utama Cashlez.(*)