Pemerintahan di Wajo Nilai Tak Optimal, KPK Desak Bupati Lakukan Pembenahan

SUARACELEBES.COM, WAJO – Sistem Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) di Kabupaten Wajo dinilai tidak berjalam maksimal, Komunitas Parenung Kopi (KPK) Wajo memintah Bupati Wajo, Amran Mahmud melalukam pembenahan dengan melalukan proses mutasi terhadap OPD yang tidak masimal.

Ketua Komunitas Parenung Kopi Asriadin Mase mengungkapkan bahwa tidak maksimalnya kinerja di stuktur OPD ini terlihat dari segala permalahan hingga ke kecamatan harus Bupati atau Wakil Bupati yang turun tangan.

“Segala sesuatu yang harusnya dilakukakn OPD malah pak Bupati maupun Wabup yang turun tangan, seperti urus Kemacetan saja pak Wabup harus turun tangan,” kata Asriadin Mase, Rabu (30/10/2019).

Selain itu menurut Asriadin Mase tidak optimalnya pejabat dan pegawai di struktur OPD karena terjadinya perampingan struktur OPD sehinga membuat para kepala dinas tidak bekerja maksimal

Diketahui, Sebanyak 12 OPD melebur. Sebelumnya, ada 39 OPD di Kabupaten Wajo. Kini, pasca sidang paripurna DPRD Wajo dengan Bupati Wajo, Amram Mahmud, tersisa 27 OPD. Namun, Pemerintah Kabupaten Wajo belum melakukan perampingan, sebagaimana Ranperda yang telah ditetapkan tersebut,

“Perampingan struktur OPD juga salah satu faktor kinerja OPD, Ini yang membuat para kepala dinas tdk belerja maksimal, sehingga harus diberlakukan segera mungkin, paling lambat akhir november dilakukan,” tutup Asriadin Mase.(*)