Imelda Obey, Sang Penguasa Proyek Alkes di Sulsel yang Tak Tersentuh Hukum

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Salah seorang pengusaha Alkes asal Makassar, Imelda Anton Obey diduga dekat dengan orang nomor satu di gedung Bundar Kejaksaan. Maka tak heran jika Imelda seakan kebal hukum.

Berdasarkan hasil penelusuran, Imelda dapat dikatakan menguasai seluruh Daerah di Sulsel dalam praktik jual-beli pengadaan Alkes.

Seperti yang terihat pada postingan akun Facebook Luthfi Mutty (22/11/2019) pukul 19.56. Luthfi menyebut bahwa Imelda sering menggunakan TP4D menekan Kdh untuk dapat proyek, terutama alkes. Postingan Luthfi pun sontak ditanggapi oleh warganet.

“Penguasa Alkes di Luwu Raya,” komentar Caheruddin Chae.

Tidak sampai disitu, Fadli Zon dalam akun Twitternya memposting sebuah link berita dari Kompas.com yang berjudul ‘DPR Minta Jaksa Agung Jangan Bikin Takut Pengusaha’ mendapat respon yang kembali melibatkan nama Imelda.

“Apalagi Jaksa Agung ikut memback up tender Alkes di Sulselbar dengan Imelda Obey, Pengusaha lainnya diancam oleh Imelda,” tulis @manusiakalong.

Menelisik sepak terjang Imelda Obey pada tahun 2018 lalu, terkait pelaksanaan lelang proyek alat kesehatan (alkes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji sebesar Rp 23.659.000.000 yang menuai masalah.

Nama Imelda Obey dan Direktur RSUD Haji Makassar diduga melakukan konspirasi permufakatan untuk memuluskan proyek yang seharusnya e-catalog menjadi lelang.

“Dugaan keterlibatan Imelda layak diusut tuntas. Ini kesalahan dari awal dengan memaksakan proyek dilakukan dengan metode lelang bukan e-catalog dan tentunya dapat mengakibatkan kerugian negara,”  kata Ketua LSM PERAK Sulawesi Selatan, Adiarsa MJ, Rabu (16/1/2019).

Peran anak Anton Obey itu diungkapkan H. Ahdy Syafar, SKM, S.Kep, M.Kes selaku KPA yang juga Wakil Direktur RSUD Haji Makassar.

H. Ahdy mengungkapkan bahwa dirinya pernah ditemui suruhan Imelda Anton Obey terkait proyek Alkes tersebut.

“Saya pernah didatangi orang yang mengaku adiknya Imelda terkait proyek alkes tersebut,” katanya.

Imelda Obey diketahui adalah bagian dari PT. Naura Permata Nusantara. Salah satu perusahan pemenang tender Alkes di berbagai daerah di Sulsel. (*)