DBD Menyerang di Tengah Pandemic Covid-19, Dinas Kesehatan Enrekang Lakukan Fogging

SUARACELEBES.COM, MAKAASAR – Di tengah pandemic Covid-19 Pemerintah Kabupaten Enrekang melalui dinas kesehatan tampak sedang melakukan kegiatan Fogging di salah satu Kelurahan yaitu Kelurahan Mataran-Sossok di Kecamatan Anggeraja.

Kegiatan fogging ini dilakukan dalam rangka pemberantasan nyamuk DBD yang telah banyak mengakibatkan korban terserang penyakit DBD dikabupaten Enrekang, khususnya Kecamatan Anggeraja.

Diketahui 3 bulan terakhir ada 6 orang Warga Kelurahan Mataran terserang penyakit Demam Berdarah (DBD). Dan untuk saat ini satu orang warga Mataran sedang dirawat di RSUD Maspul akibat terserang Demam Berdarah.

Kegiatan ini dibenarkan oleh Kadis Kesehatan Enrekang, Sutrisno menjelaskan bahwa kegiatan Fogging ini kita lakukan dalam rangka pemeberantasan nyamuk Aedes Aegypti yang merupakan nyamuk penyebab Demam Berdarah (DBD).
Untuk itu, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Enrekang untuk mencegah secara dini penyakit demam berdarah ini dengan pola hidup yang bersih. Kita harus membersihkan genangan-genangan air dan tumpukan sampah disekitar lingkungan kita, karena perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti sangat cepat pada media-media yang lembab dan basah, ujar Sutrisno.

Sutrisno juga menambahkan, ditengah pandemic Covid-19 seperti ini pola hidup sehat benar-benar harus ditingkatkan. Bukan hanya soal kebersihan lingkungan sekitar tetapi juga menjaga kebugaran dan daya tahan tubuh harus dijaga, bisa dengan berolahraga dan mengkonsumsi Vitamin dan makanan-makanan bergizi.
Terpisah, Immang salah satu warga Kecamatan Anggeraja juga membenarkan adanya kegiatan fogging yang dilakukan dinas kesehatan. Iya, benar ada dari dinas kesehatan yang lakukan fogging, mereka dari tadi siang sampai malam masih fogging.

Namun Immang sebagai warga juga sangat menyesalkan kelambatan pemerintah dalam melakukan upaya fogging, menurutnya malah cenderung kurang perhatian. Pemerintah daerah benar-benar lamban dalam penanganan kasus Demam Berdarah (DBD) bagaimana tidak, nanti ada warga yang terserang DBD baru pemerintah turun tangan. Namanya saja pencegahan, seharusnya pemda melalui dinas kesehatan harus berupaya agar setiap saat dilakukan Fogging meskipun tidak ada kasus, ujar Immang. (*)

PEMKOT-Makassar