TPH-BUN Sulsel Kembangkan Budidaya Hidroponik Untuk Ketersediaan Pangan Mandiri

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR -Menghadapi situasi dan kondisi pra dan pasca pandemi virus corona covid19, khususnya di wilayah Sulsel, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPH-BUN) Sulawesi Selatan mengembangkan budidaya hidroponik yang bertujuan agar ketersediaan pangan khususnya di masing masing rumah tangga masyarakat dapat terpenuhi.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sulsel, Andi Ardin Tjahjo menjelaskan Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah.”Sistem hidroponik bertujuan memaksimalkan lahan sempit di pekarangan masing masing dan mengurangi penggunaan senyawa kimia yang pada akhirnya menghasilkan tanaman yang meminimalis penggunaan senyawa kimia,” tegas Andi Ardin.

Lebih jauh dijelaskan, teknik hidroponik banyak dilakukan dalam skala kecil sebagai hobi di kalangan masyarakat Indonesia. Pemilihan jenis tanaman yang akan dibudidayakan untuk skala hidroponik harus diperhatikan, karena tidak semua hasil pertanian bernilai ekonomis. Jenis tanaman yang mempunyai nilai ekonomi tinggi untuk dibudidayakan di hidroponik yaitu: Paprika, Tomat, Timun, Melon,Terong, Selada dan tanaman ekonomis lainnya.

“Ketahanan dan ketersediaan pangan di Sulsel harus selalu terpenuhi. Dan dengan pelibatan masyarakat dalam hal menanam dengan sistem hidroponik adalah cara mudah dan hemat biaya,” tegas Andi Ardin.

Anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Sulsel, Luthfi Andi Mutty yang dijadikan pekarangan kediamannya di bilangan Bukit Baruga, sebagai salah Satu budidaya tanaman dengan sistem hidroponik menjelaskan, dalam situasi pandemi covid19 saat ini, harus lebih kreatif dan berupaya agar kebutuhan rumah tangga dari tanaman pangan dapat tersedia minimal untuk kebutuhan rumah tangga sehingga sosial dan physical distancing dapat diterapkan dengan baik, sekaligus mendapatkan keuntungan dari sisi ekonomis.

“Jangan hanya berharap dari pemerintah semata, akan tetapi masyarakat harus lebih produktif dan menyiapkan kebutuhannya tanpa harus keluar rumah. Mari kita dukung pemerintah Sulsel dari sektor ketersediaan pangan, minimal untuk kebutuhan diri dan keluarga,” tegas Luthfi Mutty.(*)

PEMKOT-Makassar