GEMPAR NKRI Desak Kejari Tuntaskan Kasus Proyek Pembebasan Lahan Perumnas di Maros

SUARACELEBES.COM, MAROS, –Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Masyarakat dan Pemuda (DPP GEMPAR) NKRI mendesak Kejaksaan Negeri Maros, untuk segera menuntaskan kasus dugaan korupsi proyek pembebasan lahan Perum Perumnas di Desa Pettuadae Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros.

Ketua Umum DPP GEMPAR NKRI, Akbar Polo, Sabtu (4/06/2020) mengatakan, penyelidikan kasus ini sudah lama bergulir di Kejari Maros, namun hingga saat ini belum juga tuntas.

“Sudah banyak saksi diperiksa namun belum ada kepastian apakah kasus ini naik ke penyidikan atau tidak. Kami minta komitmen Kejaksaan untuk menuntaskan kasus ini,” tegas Akbar Polo.

Akbar meminta agar penyelidikan kasus ini berjalan transparan serta profesional. “Jangan biarkan masyarakat apriori. Kok penyelidikan kasus ini bisa berjalan lama. Ada apa?,” tanya Akbar Polo.

Lebih jauh Akbar menguraikan, lembaganya melakukan pengawalan atas kasus ini, lantaran ada pihak ahli waris Passaung Bin Dio yang dia yakini sebagai ahli waris yang sah sama sekali tidak menerima biaya ganti rugi lahan.

Selain Kejaksaan, kata Akbar Polo, DPP GEMPAR juga meminta kepada Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Sulsel untuk mengusut adanya dugaan suap yang coba dilakukan oknum tertentu kepada pihak yang mengawal hak ahli waris Passaung Bin Dio.

Akbar Polo menegaskan, sejak tahun 2015, pembayaran pembebasan lahan dilakukan bertahap. Dan dari hasil penelusuran, sudah ada 107 bidang tanah yang terbayar dengan total Rp128 miliar dari Pagu anggaran senilai Rp168 miliar.

“Sebagai kuasa ahli waris, kami mempertanyakan siapa saja yang menerima ganti rugi. Apa alas hak mereka dan berapa harga permeter yang dibebaskan. Apakah harga pembebasan sesuai diterima oleh warga atau kah ada yang mengalir ke orang lain. Tugas jaksa membongkar kasus ini,” tegas Ketua DPD Gempar NKRI, Akbar Polo.

Akbar Polo menimpali, penyidik harus berani menyeret semua oknum pejabat negara yang diduga menyalahgunakan wewenang dan melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus ini.

DPP Gempar NKRI,kata Akbar Polo dkk, yang mendampingi Ahli Waris H.Laune, berjanji akan mengawal kasus ini sampai tuntas. (*)

PEMKOT-Makassar