Menanti Energi Baru di Partai Golkar Sulsel

Secercah Harapan Kader amenyongsong MUSDA 2020

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Perhelatan MuSda Golkar selalu saja menjadi penantian setiap kader di daerah krna melalui musda lah Golkar berbenah diri kembali utk perjuangan lima tahun ke depannya. Itu berarti momen lima tahunan ini menjadi bagian terpenting dalam proses gerak Partai Golongan Karya.

Dalam konstitusi anggaran dasar tertulis setidakx ada 3 hal penting yang senantiasa dibahas pada setiap Musda, antara lain evaluasi kinerja kepengurusan lama, penyusunan program lima tahun ke depan dan suksesi kepemimpinan partai Golkar di tingkat propinsi.

Dua hal yang pertama tidaklah terlalu menguras perhatian krna musda setidaknya slalu punya rasa utk memberikan apresiasi atas kerja pengurus lama, demikian pula terkait program kerja, apa yg diprogramkan pasti berkutat pada 3 hal pokok, konsolidasi, organisasi, program kaderisasi dan stretegi pemenangan pesta demokrasi, pileg, pilkada dan pilpres.

Namun khusus untuk hal ketiga yakni suksesi kepemimpinan akan menjadi sesuatu yang sangat istimewa krna berkaitan dengan siapa sosok yang menjadi nakhoda Perahu Besar Golkar mengarungi lautan perjuangan utk lima tahun ke depan. Perlu kehati-hatian dalam menentukan figur yang tepat krna salah memilih akan fatal jdinya. Kader Golkar tentu tdk ingin mengalami resiko yg buruk karena keliru menetukan sang nakhoda.

Ketua bukan saja seorang nakhoda yang harus piawai menyelamatkan perahu besar dalam gelombang besar perpolitikan bangsa tetapi sosok ketua juga hruslah seorang Panglima perang yang tangguh, berani dan ahli dalam memainkan stretagi memimpin Partai Golkar di medan perang perpolitikan sehingga partai tetap eksis, unggul dan memegang peran dalam menjalani kehidupan berbngsa dan bernegara. Dari situlah sehingga amat tidak mudah menentukan dan memilih seorang Ketua Golkar Sulawesi Selatan.

Ada banyak faktor mengapa untuk musda 2020 ini Golkar Sulsel harus jeli menentukan Ketua, sebab Golkar Sulsel adalah salah satu pilar terkuat Golkar di tanah air. Golkar Sulsel adalah barometer utAma dalam mengukur kekuatan Golkar tanah air, kata sederhanax Sulsel adalah lumbung suara Golkar.

Dengan bercermin pada prestasi Kakanda NH dalam memimpin Golkar 5 tahun terahir, ke depan maka tentu tidak mudah mencari figur yg sekaliber beliau. Meski NH kalah bertarung di Pilgub tetapi di Pileg 2019 Golkar Sulsel tetap berjaya memenangkan pertempuran faktax Golkar Sulsel memberi kontribusi 5 kursi utk DPR RI dan 13 Kursi utk DPRD Prop, keduax menjadi penentu direbutnya kursi Ketua DPR dan Ketua DPRD Sulsel. Atas dasar itulah sehingga perlu mencari sosok figur dengan energi baru yang segar, idealisme masih murni dan belum terkontaminasi dengan faksi2 dalam tubuh partai yang kadang merugikan pergerakan organisasi ke depan. Kita butuh Figur muda yang enerjik dan tentunya yang sudah menapaki karier cemerlang di partai beringin ini, yang punya akses dan jaringan di internal dan eksternal partai. Belum punya dosa politik, integritasnya pun belum ternoda. Dan bukan bagian dari sebuah dinasti politik.

Sejak tahun 1992 saya menjadi pengurus partai Golkar baru 5 tahun terakhir saya tidak aktif dalam Struktur partai namun saya tetap mengamati akselerasi kader Golkar diberbagai sisi sehingga Jika harus menyebut nama saya kira setidaknya ada 4 kader yg punya kans utk dibicarakan sebagai figur terbaik, pantas dan patut menjadi Ketua Golkar Sulsel 5 tahun ke depan, yaitu Supriansyah (Anggota DPR RI), Hamka B. Kady (Anggota DPR RI), Taufan Pawe (Ketua Golkar/Walikota Pare2) dan Syamsuddin Hamid (Ketua Golkar/Bupati Pangkep). keEmpatnya menurut saya adalah energi baru berdaya kapasitas tinggi menjadi Komandan Partai Beringin, terutama saya liat pada diri Supriansyah, dalam hal vitalitas dan daya gempur dia punya nilai plus, krna sebelum masuk ke dunia politik, Bung Supri besar di jalanan mengembara di “perlemen jalanan” menjadikannya matang menghadapi berbagai kondisi.

Semoga kader Golkar di forum musda 2020 diberi kesadaran penuh untuk meletakkan kepentingan partai di atas kepentingan kelompok dalan menentukan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel 2020 – 2025. Itulah secercah harapan seorang kader yang ada di level terbawah

AFM
Pattene, 8 Juli 2020

PEMKOT-Makassar