Seluruh Anggota Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sulsel Pahlawan Kemanusiaan

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Sekitar lima bulan seluruh anggota Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sulawesi Selatan (Sulsel) telah bekerja keras tanpa lelah untuk mengatasi Covid-19 di Sulsel. Melakukannya dengan ikhlas dan tidak mengenal hari libur. Aktivitas mulia tersebut membuat semuanya layak disebut sebagai pahlawan kemanusiaan.

Pernyataan itu disampaikan Pakar Komunikasi Dr Aqua Dwipayana di depan puluhan anggota Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sulsel pada Minggu pagi (26/7/2020) saat sharing Komunikasi dan Motivasi dengan mereka. Pelaksanaannya di hotel Swiss-Belhotel Makassar yang merupakan Posko Duta Wisata Covid-19 Sulsel.

Banyak guru besar dari Universitas Hasanuddin (Unhas) yang hadir dalam acara tersebut. Mereka antara lain Prof Ridwan Amiruddin, Prof Budu, Prof Syafri K Arif, dan Prof Nasrum Massi yang sehari-hari menjabat sebagai Wakil Rektor 4 Unhas.

Dalam acara sharing Komunikasi dan Motivasi dengan topiknya _”Memperkuat Komunikasi Untuk Mensukseskan Penanganan Covid-19 di Sulawesi Selatan”_ para peserta antusias sekali. Tanpa terasa acara sharingnya termasuk tanya-jawab sekitar 3 jam, pukul 10.00 – 13.00 Wita.

Motivator ulung itu mencontohkan saat pelaksanaan sharing Komunikasi dan Motivasi pada hari Minggu tersebut. Seharusnya itu adalah kesempatan kumpul dengan keluarga karena hari libur. Namun hal itu tidak dilakukan mereka.

“Contohnya sekarang ini yang semestinya libur karena hari Minggu. Kenyataannya bapak-bapak dan ibu-ibu berada di sini untuk sharing Komunikasi dan Motivasi dengan saya. Bersyukurlah karena keluarga memahaminya dan memberikan dukungan atas semua kerja sosial yang dilakukan,” ujar Dr Aqua.

*Letjen TNI Doni Monardo Selama 24 Jam Fokus Tangani Covid-19*
Kemudian Dr Aqua menceritakan aktivitas Kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nasional Letjen TNI Doni Monardo yang selama 24 jam fokus pada amanah yang diterimanya dari Presiden Jokowi. Sekitar tiga bulan Doni tidur di kantor dan istirahatnya sehari rata-rata hanya 2 sampai 3 jam.

Bagi Doni tidak ada hari libur. Semua tanggal warnanya hitam atau biru, ngga ada yang berwarna merah. Meski di kalender pada hari Minggu dan hari-hari besar agama serta nasional tanggalnya warna merah.

“Pak Doni totalitas melaksanakan seluruh tugasnya. Beliau selama ini tidak mau kerja setengah-setengah. Fokus pada semua amanah yang diberikan padanya. Dengan izin Tuhan yakin hasilnya optimal,” ungkap Aqua.

Menurut mantan wartawan di banyak media itu, mereka sering komunikasi baik langsung maupun lewat telefon tanpa mengenal waktu. Terkadang menjelang larut malam, dini hari, dan subuh. Di mana sebagian besar orang sedang istirahat.

Karena semuanya dilakukan dengan ikhlas, tambah Dr Aqua, sehingga tidak ada beban dalam melaksanakannya. Juga tetap bahagia dan gembira. Apalagi yakin Tuhan mendukung semua aktivitas terkait penanganan Covid-19.

*Perbaiki dan Tingkatkan Kemampuan Komunikasi*
Untuk keberhasilan tugas-tugas seluruh anggota Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sulsel, Dr Aqua menyarankan agar memperbaiki dan meningkatkan kemampuan komunikasi mereka. Hal itu sangat penting.

“Komunikasi itu kelihatannya sederhana, namun sangat vital. Jika dalam berkomunikasi tidak hati-hati maka dampaknya bisa fatal. Terkait dengan itu jangan pernah menyepelekan komunikasi,” tegas Dr Aqua yang pendidikan S1, S2, dan S3-nya linier Ilmu Komunikasi.

Banyak persoalan di dunia termasuk di Sulsel, tambah Dr Aqua adalah Karena komunikasi. Harus diyakini bahwa tidak ada satu masalah yang tidak dapat diselesaikan dengan komunikasi. Asal semua pihak terkait punya niat baik untuk menuntaskannya.

Dr Aqua menyarankan agar seluruh anggota Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sulsel memperkuat komunikasi internal mereka. Dengan saling menghargai dan melihat semuanya setara. Tidak yang superior atau merasa lebih dibanding anggota lainnya.

“Jika komunikasi internalnya bagus, insya Allah komunikasi eksternalnya baik. Untuk itu seluruh anggota Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sulsel agar dapat bersama-sama mewujudkan hal tersebut. Yakinlah bisa terwujud asal meniatkan semua aktivitas yang dilakukan sebagai ibadah dan sepenuhnya karena Tuhan,” pesan anggota Dewan Pakar Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi (ISKI) itu.

Dr Aqua Sharing Komunikasi dan Motivasi ke Seluruh Sulsel

Setelah sukses sharing Komunikasi dan Motivasi dengan seluruh anggota Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sulsel, Dr Aqua rencananya melakukan hal yang sama di 21 kabupaten dan 3 kota se-Sulsel. Itu kesepakatannya dengan Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah.

“Bagus sekali jika Pak Aqua berkenan sharing Komunikasi dan Motivasi di 24 kabupaten dan kota se-Sulsel. Kegiatan itu pasti sangat bermanfaat buat semua peserta yang hadir dan institusi tempat mereka bekerja serta pemerintah daerahnya. Makanya saya dukung penuh rencana mulia Pak Aqua,” ungkap Prof Nurdin.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulsel Husni Thamrin mendapat tugas dari Prof Nurdin untuk mendampingi Dr Aqua selama keliling Sulsel. Waktu pelaksanaannya sedang mereka diskusikan. Diusahakan pada Agustus 2020.

Pesertanya selain anggota Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tingkat II, juga paramedis yang telah berjibaku menyelamatkan banyak nyawa manusia. Mereka perlu dimotivasi agar tetap semangat melaksanakan tugas-tugasnya.

Dr Aqua sangat semangat ketika mendiskusikan rencana itu sama Prof Nurdin. Penulis banyak buku _best seller_ tersebut senang sekali setiap mendapat amanah sharing Komunikasi dan Motivasi. Dia yakin saat pandemi Covid-19 ini banyak orang yang membutuhkan pencerahan.

Sesudah Dr Aqua bicara sekitar 1,5 jam dilanjutkan dengan presentasi Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang, Sumatera Barat dan pakar Teknologi Informasi Ahmad Alghozi Ramadhan. Mereka bertiga sengaja ditugaskan Doni untuk membantu Pemerintah provinsi Sulsel mengeliminir Covid-19 di wilayah itu.(*)

PEMKOT-Makassar