Surat Dari Pembaca : Staf Bappeda Gowa Beratkan Masyarakat Bayar PPH

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR –
Siang pkl 10.30, Rabu 26 Agustus 2020, Saya mendatangi kantor Bappeda gowa kedatangan Saya ke kantor guna mengecek kejanggalan yg Saya hadapi, kejanggalan yang Saya hadapi yakni beratnya biaya pembayaran PPH yang Harus Saya bayar dari kantor layanan pajak Gowa, padahal Tanah yang Saya urus bukan Tanah Jual beli melainkan Tanah hibah atas pemberian kakek kami.
Setiba di kantor Bappeda Saya langsung bertemu staf yang mengurus berkas Saya, yakni ibu Ramlah.

saya mempertanyakan biaya pph yang harus Saya bayar yakni sebesar Rp 1.500.000 informasi dari kode billing kantor pajak Gowa.
Padahal sebelumnya kode billing sudah keluar dari kantor pajak biaya PPH hanya Rp 375.000 karena Nilai Perolehan Objek pajak atau NPOP sebesar 15.0000.000 namun Saya belum sempat membayar ke kantor pos hingga akhirnya tiba masa aktifnya Dan tidak berlaku lagi karena jangkanya hanya 1 bulan sedangkan berkas Saya sudah 2 bulan mengendap di kantor Bappeda gowa.

Ternyata staff bappeda gowa ibu Ramlah telah mengubah Nilai Perolehan Objek pajak atau NPOP menjadi 60.000.000 dengan alasan atasannya menolak secara hibah/pemberian melainkan memperhitungkan secara Jual beli.

Spontan Saya kaget Dan langsung menanyainya kenapa ibu tidak memberitahukan Saya terlebih dahulu sebelum di ubah ibu padahal kan Ibu Tau no hp Saya.

Dia pun berdalih katanya pernah dia hubungi Saya lewat what’s up
Namun chat di w.a terakhir Saya hanya di janji untuk dia jelaskan soal zona .

Akhirnya Saya berdebat di kantor tersebut Dan mempertanyakan trus kenapa ibu tidak bilang-bilang Dan langsung mengambil keputusan sepihak, Akhirnya dia pun mengakui kesalahannya Dan meminta maaf Dan menawarkan biaya Nilai Perolehan Objek pajak Dan akhirnya di ubah kembali Dari Rp 60.000.000 menjadi RP.40.000.000 Dan biaya PPH nya 1.0000.000.

Saya pertanyakan kembali lagi bilang mengapa berkas Nilai Perolehan Objek pajak atau NPOP Milik Tante ku hanya sebesar Rp 15.000.000 Dan bayar pajak pph 375.000 karena. kebetulan Tante Saya Juga dalam pengurusan dengan lokasi yang sama biayanya hanya Rp 375.000 , jawab ibu Ramlah katanya Mana liat berkas katanya tidak itu. padahal memang betul Tante ku hanya bayar pph Rp 375.000.

Saya sempat mengirimkan bukti lewat foto di what’s up berkas Tante Saya , Namun staff Bappeda ini hanya membaca Dan tidak memberi klarifikasi.

Dengan demikian Saya sebagai masyarakat biasa gowa merasa kecewa berat terhadap pelayanan staff Bappeda gowa.

****Haris*****

PEMKOT-Makassar