Sosper Kepemudaan, Creator Makassar Sebut Debbie Rusdin, Wakil Rakyat Tanpa Sekat Mudah Diakses

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Debbie Purnama Rusdin kembali melakukan sosialisi peraturan daeran. Kali ini politisi Golkar itu mensosialisasikan Penyebarluasan Peraturan Daerah Provinsi Sulsel, Nomor 3 Tahun 2018, Tentang membangun kepemudaan, Bersama Warga, Kecamatan Wajo, di Hotel Agraha, Jl. Andalas, Sabtu (05/09/2020).

Dalam sosialisasi ini muda mudi yang hadir menyampaikan sejumlah pertanyaan terkait peran pemuda dalam perda itu. Diantaranya Kartini yang hadir dalam acara itu meminta pemerintah untuk memberikan perhatian kepada pemuda agar diberi Insentif atau modal usaha.

Arwiansya warga  Kelurahan Mampu juga meminta  pemerintah memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas.

“Penyandang disabilitas ini, jangan hanya dilihat keterbatasan fisiknya. Pasti mereka punya potensi lain. Nah ini yang harus menjadi perhatian pemerintah, bagaimana penyandang disabilitas diberi keterampilan agar produktif, khususnya mereka yang masih muda,” harap Arwiansya.

Debbie Rusdin dihadapan Peserta Reses menyampaikan bahwa pemberian insentif dan kemudahan investasi sedang dibahas di DPRD Sulsel. “Pemberian Insentif dan kemudahan berinvestasi sedang kami bahas di Dewan, itu kami sudah rapatkan sejak bulan agustus kemarin,” kata Debbie Purnama Rusdin.

Sementara itu terkait pemberdayaan penyandang Disabilitas, anggota Komisi E DPRD Sulsel itu mengatakan akan menyampaikan hal tersebut ke dinas Sosial.

“Komisi saya bermitra dengan dinas Sosial, saya akan komunikasikan ini bagaimana memberdayakan kaum disabilitas, Khusus pemuda agar bisa berkarya dan produktif,” ucap Debbie Rusdin.

Rijal Djamal yang  merupakan content creator, public speaker & creativepreneur yang hadir sebagai pembicara sangat menginspirasi para peserta sosper.  Ketua Forum Kreativitas Pemuda Sulsel itu mengatakan di era melenial mengajak kaum pemuda untuk menggunakan media sosial dengan baik.

“Manfaatkan medsos dengan baik. Jangan sepelekan media sosial, karena zaman sangat berubah.
Wajah negara ada pada anak muda, sebagai pemuda potensi terus harus dijaga. Harus kerjasama jangan individual, perlu bersinergi dan berkomunikasi,” ucap Rijal yang juga Ketua Komunitas Pantun & Seni Kreatif.

Rijal juga mengatakan jika pemuda memiliki masalah jangan segan segan melakukan komunikasi dengan Legislatif. “Kehadiran pemuda telah dijamin oleh undang undang atau Perda jika menghadapi suatu masalah. Jangan segan ke DPRD Sulsel, apa lagi ada Debbie Rusdin yang sangat terbuka dengan masyarakat dan mudah diakses. Sàya jika ada masalah saya ke DPRD komunikasi dengan ibu Debbie,” jelas Rijal.(*)

PEMKOT-Makassar