Perindag Kota Parepare Akan Pantau Kabar ASN Gunakan Gas 3Kg, Bersubsidi

SUARACELEBES.COM, PAREPARE – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Parepare, masih cenderung menggunakan gas bersubsidi ukuran 3Kg. Hal itu diungkapkan Naya, pengelola agen Elpiji PT Salma dalam pertemuan yang digelar Dinas Perindustrian dan Pedagangan (Perindag) Parepare, bersama PT Pertamina IV Sulseltra, dan sejumlah agen, Rabu (16/9/2020) kemarin.

Kelangkaan gas melon yang kerap terjadi, kata Naya, tidak hanya karena persoalan pendistribusian yang masih kurang dari Pertamina, tapi juga dipicu prilaku ASN yang justru ikut menikmati gas subsidi yang mestinya hanya boleh digunakan masyarakat kurang mampu dan usaha mikro.

Naya menyebutkan, berdasarkan data yang ada, perharinya Pertamina mendistribusikan sebantak 5.960 tabung gas melon, yang dianggap bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat yang berhak.

“Namun faktanya di lapangan, gas 3Kg justru kebanyakan digunakan oleh ASN. Jika dievaluasi, kami yakin distribusi gas melon bisa memenuhi kebutuhan warga yang berhak karena telah tepat sasaran,” papar Naya.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Perdagangan Parepare, Hasan Ginca mengatakan, pihaknya akan melakukan beberapa kebijakan terkait sebagian kelangkaan disebabkan masih banyaknya ASN yang menggunakan gas melon.

“Akan kita laporkan soal ini ke pimpinan. Karena untuk sanksi, belum ada yang kengatur terkait ASN yang masih menggunakan Elpiji subsidi. Tapi akan kami sidak dengan waktu acak,” ujarnya.

Melalui pertemuan tersebut, kata Hasan, pihaknya juga menghimbau agar ASN lebih tahu diri dengan tidak menggunakan gas melon dan segera beralih pada gas non subsidi. Karena, katanya, ASN termasuk masyarakat mampu.

Langkah awal, tambah Hasan, sidak khusus akan dilakukan dalam lingkup Disperindag dan Dinas Sosial, karena kedua instansi pemerintahan tersebut, merupakan Pilot Project penggunaan gas elpiji 3 Kg, agar tidak lahi digunakan oleh ASN.

Sementara Sales Branch Manager Pertamina IV Sulseltra, Arnaldo Andika Putra, berharap agar ASN Parepare yang masih menggunakan gas ukuran melon, agar bisa beralih ke gas non subsidi.

“Pihak kami siap mengantarkan ke rumah masing-masing, sehingga tidak perlu lagi datang ke outlet untuk menukarkan tabung. Mereka cukup hubungi kami melalui agen kami, atau call center 135. Kami akan tukar denfan Elpiji bright gas ukuran 5,5 Kg,” tandasnya.(*)

PEMKOT-Makassar