Kajati Sulsel Berganti, Apa Kabar Kasus Penjualan Lahan Di Takalar ?

Gerinra Sulawesi Selatan

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Kepala Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan resmi berganti, dari Hidayatullah, SH. MH menjadi Jan Samuel Marinka. Acara pisah sambutpun berlangsung di kantor Kejati Sulsel lantai 8

Pergantian Kajati Sulsel ini cukup menarik perhatian, pasalnya dalam masa kepemimpinan Hidayatullah, sejumlah kasus dugaan korupsi dengan kerugian negara yang besar mulai terungkap.

Kasus-kasus tersebut ialah dugaan korupsi dan mark up pembebasan lahan bandara Sultan Hasanuddin dengan total kerugian negara 317 Milyar rupiah, dugaan korupsi dana bergulir koperasi dengan total kerugian puluhan milyar rupiah dan dugaan korupsi penjualan lahan negara di Kabupaten Takalar dengan total kerugian mencapai 16 Milyar rupiah.

Dari tiga kasus besar tersebut, salah satu diantaranya yakni kasus dugaan korupsi penjualan lahan di Takalar yang disebut-sebut melibatkan oknum Kepala Daerah.

Menanggapi hal tersebut, Hidayatullah menegaskan bahwa peran dan keterlibatan bupati tidak akan bergeser. Tim penyidik hanya saja masih menguatkan dua alat bukti untuk menyeret oknum Kepala Daerah tersebut.

“pilkada kan sudah selesai, mau dia menang atau kalah, perannya sebagai bupati tidak akan bergeser dari kasus ini, saya pindahpun masih ada tim penyidiknya disini,” tegas Hidayatullah

Sementara saat ditanya mengenai kinerja penyidik yang dikhawatirkan kendor dikarenakan pergantian kepala kantor, Hidayatullah menyebutkan bahwa sosok penggantinya tidak boleh diremehkan. Ia menyakini bahwa seluruh kasus korupsi harus segera dituntaskan.

“saya pindah bukan berarti penyidikan berhenti, kepala kejati yang baru itu bisa saja lebih hebat,” ungkap Hidayatullah yang sebentar lagi akan menjabat sebagai Inspektur 1 Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.(*)

Andi Muhammad Fadli