banner dprd mkassar

Sempat Cekcok dengan Lurah, Warga Sebut Proyek Pengaspalan Tak Sesuai Prosedur

pemprov sulsel

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Lurah Bontoduri dan salah satu tokoh masyarakat terlibat adu mulut terkait pengerjaan proyek rehabilitasi jalan yang berada di Jalan Andi Tonro, Daeng Tata dan Bontoduri.

Proyek Pengaspalan di jalan Bontoduri Kota Makassar, Sulawesi Selatan jika di total berdasarkan hasil investigasi di lapangan senilai 3,5 Milyar Rupiah dan masuk kedalam paket rehabilitasi paket 7 APBD T.A 2023.

Saat dikonfirmasi Irwan sapaan akrabnya sedikit menjelaskan awal mula adu mulut itu terjadi, iya menyampaikan bahwa pada saat itu ia mempertanyakan beberapa pelanggaran yang dilalukan oleh pihak pengelola proyek pengerjaan jalan tersebut.

“Jadi terkait perdebatan yang yang terjadi antara saya dengan pak lurah itu berkaitan dengan saya menegur pelaksanaan proyek yang ada,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan proyek yang bersumber dari APBD kota Makassar tersebut dinilai dikerjakan tidak sesuai prosedur.

“Dimana sejak di mulainya pekerjaan tidak ada papan proyek dan pekerja tidak menggunakan APD K3, bahkan kacaunya ada jalanan yg masih sedang dalam sengketa pun di aspal saya rasa pelaksanaan proyek ini juga diketahui oleh lurah setempat kalau jalan yg di sekitar dg tata sedang dalam sengketa,” ujar Irwan, salah seorang warga Bontoduri.

Disisi lain saat dihubungi oleh wartawan jurnal 8 Plt Lurah Bontoduri Syamsuddin Tjalo juga menyampaikan klarifikasinya bahwa informasi yang beredar itu sudah selesai dan itu hanya merupakan kesalahpahaman.

“Selesaimi itu dinda, itu hanya salah paham,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui telfon.

Pemkot Makassar

Call Center PU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *