Jalankan Program Pemerintah, SMA Islam Athirah 1 Makassar Adakan Roots Pencegahan Perundungan

Pemprov-Sulsel-SC PDAM MAKASSAR

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – SMA Islam Athirah 1 Makassar mengadakan kegiatan sosialisasi Program Roots Pencegahan Perundungan dengan tema “Bersama Agen Perubahan Kita Terapkan Disiplin Positif” yang diadakan di Auditorium SMA Islam Athirah di Jalan Kajaolaliddo, Makassar, Kamis (23/9/2021).

Kegiatan yang merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI ini juga menghadirkan 3 narasumber, yaitu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Fitri Ari Utami, S.IP., MH., Kepala Sekolah SMA Islam Athirah 1 Makassar, Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd., dan Fasilitator Nasional Program Roots Kemendikbud Unicef, Yusri, S.Pd., M.A.

Dalam pembukaannya, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Fitri Ari Utami, S.IP., MH., mengatakan bahwa dalam profil pelajar ada 6 poin yang terkandung dan dipahami.

“Di dalam profil pelajar pancasila ada 6 poin atau 6 nilai yang perlu dipahami oleh anak-anakku, diantaranya berakhlak mulia, berkemerdekaan global, bergotong royong, menjadi mandiri, kreatif dan bernalar kritis,” paparnya.

Selain itu, untuk bisa mencapai keenam poin tersebut , perlu adanya tindakan untuk menciptakan kondisi pembelajaran yang aman, nyaman, menyenangkan dan inklusif.

“Kita Perlu menciptakan kondisi pembelajaran yang aman nyaman dan menyenangkan dan inklusif. Itu semua tidak akan terjadi ketika masih ada bullying, atau perundungan. Perundungan itu bermacam-macam, termasuk pemukulan atau tindakan, fisik atau pun juga perundungan secara verbal,” jelas Fitri.

Selain itu, Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Sekolah Islam Athirah 1 Makassar menyampaikan bahwa kegiatan pencegahan perundungan ini diadakan oleh seluruh sekolah penggerak.

“Kegiatan ini dilakukan untuk semua sekolah penggerak. Sekolah penggerak adalah dilihat dari potensi pengembang di sekolahnya. Kepala sekolah harus dites, diwawancarai dan harus lulus. Dan Alhamdulillah, di antara 16 sekolah di Makassar, Sekolah Islam Athirah terpilih menjadi salah satu sekolah penggerak. Nantinya semua sekolah penggerak ini bisa menjadi fasilitator untuk sekolah-sekolah lainnya,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan, pencegahan perundungan ini sangat penting, karena Ketika perundungan terjadi maka akan membuat mental serta psikis siswa-siswi sakit.

“Tentu, siswa, pihak sekolah itu tidak ada yang setuju dengan perundungan. Ketika perundungan terjadi maka akan membuat mental serta psikis siswa-siswi sakit. Sehingga terkadang bisa membuat mereka takut untuk datang ke sekolah, karena takut dengan adanya perundungan,” jelasnya.

“Kami berharap fasilitator bisa memberikan komitmen kepada seluruh agen perubahan, terkait komitmen perubahan apa yang akan mereka lakukan ke depannya,” harapnya. (Ainun Muhammad)

BAPENDA Makassar SC
Pangkep SC