banner dprd mkassar
Gowa  

Perdana Ikut Turnamen Nasional, Pesilat SD Islam Athirah 2 Makassar Raih Medali Perunggu

pemprov sulsel

SUARACELEBES.COM, GOWA – Dua pesilat cilik SD Islam Athirah 2 Makassar berhasil memenangkan sebuah Turnamen Nasional Pencak Silat Tapak Suci pada Kejuaraan Rektor UINAM Cup VI yang berlangsung di Lapangan UIN Alauddin, Kamis (15/12/2022).

Pada kejuaraan tersebut, Ahmad Zildjian Harisah siswa kelas III.1 Al Alim English Class dan Muhammad Imam Syafi’i siswa kelas III.3 Al Adlu memulai debutnya pada kategori Pra Usia Dini.

Sebagai pendatang baru, Zildji berhasil tampil sebagai Juara 3 Pra Usia Dini Kelas C. Sementara itu, Imam juga berhasil meraih Juara 3 Pra Usia Dini Kelas A. Kedua siswa yang baru berusia 9 tahun itu sukses menyandang medali Perunggu.

Wakasek Bidang Kesiswaan dan Keagamaan SD Islam Athirah 2 Makassar Mursalim Sahabu, S.Pd. bersyukur dan bangga karena usaha dan kerja keras siswanya dalam berlatih membuahkan hasil.

“Alhamdulillah, siswa kami kembali berprestasi dalam Kejuaraan Pencak Silat. Kami pihak sekolah mengucapkan selamat dan sukses kepada ananda. Berkat usaha dan kerja kerasnya berlatih sehingga berprestasi, semoga bisa memotivasi siswa yg lain. Terima kasih kepada pelatih serta ayah bunda yang selalu mendukung dan mendampingi ananda,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelatih Ekskul Pencak Silat Rodiah Rasyid, S.E dan St. Nur Mujahidah Rasyid mengaku tidak menyangka Zildji dan Imam bisa meraih juara. Mereka bersyukur dan berharap semoga pengalaman ini bisa menjadi motivasi untuk lebih giat, percaya diri, dan fokus lagi dalam berlatih serta prestasi ini tidak putus sampai di sini.

Senada dengan pelatih ekskul, salah satu orang tua siswa A. Reskiana Hartari, S.Pd., M.Hum juga tidak menyangka anaknya bisa juara karena awalnya sempat ragu terkait berat badan yang menjadi persyaratan untuk ikut lomba.

“Ini merupakan pengalaman pertama Zildji dan itu tingkat Nasional Pra Usia Dini. Awalnya sempat ragu dan khawatir didiskualifikasi karena tidak memenuhi persyaratan berat badan. Alhamdulillah, pada saat pertandingan, berat badan Zildji naik setelah di booster dengan susu, telur, dan istirahat yang cukup,” ujarnya.

“Terima kasih kepada pelatih karena sudah mendukung anak-anak dengan penuh semangat. Persiapan selama dua bulan dengan latihan rutin 3 kali sepekan memberi pengalaman sebelum bertanding dan Alhamdulillah bisa dapat medali,” pungkasnya.

Citizen Reporter: Muhammad Ryan Israfan, S.Pd.

Pemkot Makassar

Call Center PU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *