RDP Komisi III DPR Ungkap Muluskan Proyek Alkes Imelda dan Pudjianto Gondosasmito Disebut ‘Menjual’ Nama Jaksa Agung

Gerinra Sulawesi Selatan
SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Oknum yang selama ini terindikasi melakukan intimidasi terhadap kepala daerah untuk meminta jatah ataupun mengatur proyek dengan mencatut nama mantan Kepala Kejaksaan Agung era HM Prasetyo akhirnya terkuak pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPR RI dengan Kepala Kejaksaan Agung yang baru ST Burhanuddin.

Ada dua orang nama disebut yang diduga mencatut nama Mantan Kepala Kejaksaan Agung yakni Imelda dan Pudji. Hal itu diungkapkan oleh Anggota Komisi III DPR RI, Syarifuddin Sudding.

“Iya, ada dua nama, Imelda dan Pudji,” kata Syarifuddin.

Imelda dan Pudjianto Gondosasmito disebut ‘menjual’ nama Jaksa Agung untuk mengintimidasi para jaksa ataupun kepala daerah untuk mengatur proyek.

“Sama, dia (Pudji) yang selalu mengatasnamakan jaksa agung dan mengatur-ngatur institusi kejaksaaan dan proyek,” katanya.

Nama Imelda tak perlu diragukan lagi sepak terjangnya. Imelda mendapat julukan sebagai Ratu Alkes karena telah memenangkan beberapa proyek Alkes di berbagai daerah. Sedangkan Pudji, diduga sebagai makelar kasus.

Syarifuddin Suding mengatakan hal itu baru sebatas dugaan. Karena kata dia, namaPudji sendiri disebut oleh Arteria Dahlan dan Ketua Komisi III Herman Heri.

Baca Juga:  Kasus Jual-Beli Film Porno dalam Flashdisk Terungkap

“Bisa jadi, nama Pudji diungkapkan Arteria Dahlan dan KetuaKomisi 3 Herman Hery, Modusnya, hampir sama dengan Imelda, dan nama yang diungkap hanya sebatas Pudji,” katanya.

Dalam kesimpulan rapat dengar pendapat itu, kata Syarifuddin, Komisi III mendesak dan meminta kepada Kejaksaan Agung agar dua orang oknum tersebut diproses hukum.

“Kami minta agar orang–orang ini diproses hukum,” tutupnya.

Hal senada dilontarkan Anggota Komisi III Supriansa. Nama Imelda dan Pudjianto Gondosasmito diakuinya dipertanyakan oleh sejumlah dewan saat RDP dengan Kejagung.

Meski demikian, Supriansa mengaku tidak kenal dengan sosok Imelda dan Pudjianto Gondosasmito.

“Saya juga tidak kenal siapa mereka itu,” singkatnya.(*)

Andi Muhammad Fadli