ACC Sulawesi : Kejati Hanya Menakuti Jentang Untuk Keuntungan Pribadi

Pemkot Makassar SC
BAPENDA Makassar SC

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Menyikapi soal sikap Kejati Sulsel yang enggan menyeret Pengusahan tenar, Jentang dalam kasus sewa lahan Buloa, Direktur Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi, Abdu Muthalib mengakui keengganan Kejati untuk serius mencari siapa yang bersalah dan mendapatkan keuntungan di kasus Lahan Buloa.

Sikap “Malas” itu lanjut Muthalib diduga dikarenakan penyidik telah masuk angin. Muthalib bahkan menganggap sikap Kejati saat ini sudah sangat meresahkan dan mengancam jalannya penegakan hukum di Sulsel.

“Sikap jaksa ini sudah sangat meresahkan, banyak yang coba ditutupi dari setiap kasus, tidak hanya kasus Buloa saja. Semua pihak harusnya menyikapi kelakuan penyidik yang telah sering menutup nutupi informasi ini, apalagi kita khawatirnya dalih dalih segala rupa dikeluarkan sebab telah kemasukan angin,” tuding Muthalib.

Senada Direktur Riset dan Data ACC Sulawesi, Wiwin Suwandi menuturkan, dalam kasus lahan Buloa ini penyidik Kejati memang disinyalir tidak berniat baik menuntaskan perkara, namun hanya mempergunakan kasus untuk mempermainkan tersangka dan menakut-nakuti Jen Tang demi keuntungan pribadi.

Apalagi, sama sekali tak kelihatan adanya upaya follow The money, atau mencari aliran uang hasil sewa lahan yang diklaim merupakan lahan garapan.

“Sejauh ini jaksa juga sudah mengakui, lahan itu lahan negara, sementara yang tidak singkron adalah kesesuaian data dan penetapan tersangka, jaksa selama ini apa pernah memperlihatkan kesalahan tersangka A Jayanti dan Rusdin, yang mengaku mengantongi surat lahan garapan ? Atas nama siapa disitu? Kejati tidak mau sebutkan karena yang tertera nama Jen Tang,” pungkas Wiwin.

Badan Intelijen Negara
Pangkep SC