Dubes Uni Eropa Untuk Indonesia Kunjungi RS Unhas, Bahas Implementasi Bantuan Euro Grant

Pemprov-Sulsel

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Duta Besar (Dubes) Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, H.E Denis Chaibi berkunjung ke Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin (Unhas).

Kunjungan Dubes Uni Eropa itu dalam rangka menghadiri International Conference On Medical & Health Research (ICOMERS 2023) yang digelar pada Minggu, 26 November 2023 kemarin.

Selain itu, Denis Chaibi juga berkesempatan meninjau langsung fasilitas RS Unhas dan berdiskusi dengan pihak pimpinan RS Unhas terkait implementasi program bantuan dari Loan KFw dan Grant European Union.

Direktur Pendidikan, Penelitian, Pelatihan dan SDM RS Unhas Prof. Dr. dr. Andi Indahwaty Sidin, MHSM mengungkapkan tujuan dari kunjungan Dubes Uni Eropa Denis Chaibi ke RS Unhas, Indonesia.

“Beliau datang ke RS Unhas untuk menjadi keynote speaker pada International Conference on Medical and Health Research (ICOMERS) dan melakukan monitoring terhadap implementasi Loan KFw dan Grant European Union ke RS Unhas untuk mengembangkan pendidikan, penelitian dan pelayanan di RS Unhas,” ungkap Prof Indah, sapaan akrab Prof Andi Indahwaty Sidin usai menerima kunjungan Dubes Uni Eropa H.E Denis Chaibi di RS Unhas, Senin, 27 November 2023.

Prof Indah pun mengungkapkan progres implementasi program bantuan dari Loan KFw dan Grant European Union untuk RS Unhas.

“Progresnya berjalan dengan baik, proyek renovasi BSL3 akan segera diimplementasikan tahun depan, demikian juga dengan renovasi ICU yang tadinya ditujukan untuk pasien covid, tapi karena covid sudah tidak ada maka ICU dapat digunakan untuk pasien penyakit infeksi,” jelasnya.

“Untuk Capacity Building juga sudah berjalan. Salah satu program RS Unhas yang mendapat dana dari Euro Grant ini adalah ICOMERS 2023 dan Workshop IPE,” tambahnya.

Sebagai informasi, RS Unhas sebelumnya menggelar International Conference On Medical & Health Research (ICOMERS 2023 dengan mengusung tema “Research and Innovation for Health Improvement : From Lab to Community”.

Konferensi Internasional ini di Hotel Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, Minggu, 26 November 2023.

Kegiatan skala internasional itu menghadirkan sejumlah Narasumber, baik dari internal Universitas Hasanuddin maupun Pembicara dari Mancanegara.

Pembicara dari Unhas yakni, Prof. dr. Syafruddin Ph.D dari Fakultas Kedokteran Unhas, dan dr. Rusdina Bte Ladju, Ph.D (Hasanuddin University Medical Research Center).

Sementara Narasumber dari Mancanegara di antaranya, Dr. Leo Bey Fen, Ph.D (Fekultas Kedokteran Universitas Malaya, Malaysia), Burkhard Hinz (Country Director Kfw Office Jakarta), Dr. Devis Pascut, Ph.D (Italian Liver Foundation, Italy), dan Alka Chaubey, Ph.D, FACMG (Bionano Genomics, San Diego, USA).

Adapun pembicara utama atau Keynote Speaker, yakni H.E Denis Chaibi (Ambassador of the European Union to Indonesia and Brunei Darussalam).

Konferensi tersebut dibuka langsung oleh Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.

Selain konferensi internasional, RS Unhas dalam rangkaian kegiatan itu juga turut menggelar Lomba Poster.

Pada kesempatan itu, Prof Indah mengungkapkan alasan pihaknya menggelar konferensi internasional ini.

Menurut Prof Indah, RS Unhas adalah rumah sakit pendidikan di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dimana salah satu tugas dari RS Unhas adalah melaksanakan penelitian.

“Maka dari itu RS Unhas juga mempunyai kewajiban membagi hasil-hasil penelitian. Dengan alasan itulah kegiatan ini dilakukan,” ungkap Prof Indah saat ditemui awak media di lokasi kegiatan, Minggu, 26 November 2023.

Prof Indah pun mengatakan bahwa selama ini kegiatan konferensi internasional hanya dilakukan di tingkat Fakultas. Namun, RS Unhas juga sebagai bagian dari institusi pendidikan punya fungsi penelitian.

“Maka ini kita lakukan International Conference, tujuannya agar penelitian-penelitian yang dilakukan RS Unhas bisa terpublikasikan,” terangnya.

Pihaknya juga mengungkapkan bahwa peserta dalam konferensi internasional ini sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis. Hal itu lantaran kegiatan ini mendapat bantuan pendanaan dari Grant European Union.

Adapun peserta International Conference RS Unhas tersebut adalah mahasiswa-mahasiswa Pascasarjana dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Farmasi, Fakultas Keperawatan, dan fakultas ilmu kesehatan lainnya.

Lebih lanjut, Prof Indah mengatakan bahwa pihaknya juga akan ikut membantu mempublikasikan penelitian-penelitian di bidang Medical, Public Health, dan Hospital Management melalui kerjasama dengan Publisher Atlantis.

Hal itu dilakukan pihaknya lantaran selama ini RS Unhas memiliki bidang penelitian, namun hanya sebagai tempat meneliti.

“Kebetulan saya diamanahkan sebagai Direktur Pendidikan, Penelitian, Pelatihan dan SDM RS Unhas, saya ingin bidang ini fungsinya lebih berkembang, lebih bisa memberi manfaat bagi masyarakat, jadi kami ingin membantu mempublikasikan dan membagikan sebanyak-banyaknya hasil-hasil penelitian supaya bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.