SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Pemerintah Desa dan Warga Maibua merasa di bohongi oleh perusahaan sawit PT Total Energi Nusantara (TEN) dan PT. Citra Mulia Perkasa (CMP) terkait pembangunan jembatan darurat yang terletak di desa Maibua kecamatan lampasio Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi tengah Pasalnya, jembatan yang kondisinya memprihatinkan itu merupakan satu satunya akses menuju ibu kota Di janjikan untuk di bangun oleh perusahaan tersebut.
Kepala desa Maibua Rizal Yunus saat di konfirmasi (Minggu, 18-09/2022) membenarkan hal tersebut,”Benar dua perusahaan sawit yang beroperasi di desa Maibua, menjanjikan akan membangun jembatan itu namun sampai saat ini belum ada tanda-tandanya, seperti janji pada saat digelar rapat dengar pendapat (RDP) beberapa Minggu lalu bersama sejumlah OPD Saat itu tepatnya (09-09/2022) pihak perusahaan menyatakan setuju untuk membangunkan jembatan tersebut namun hingga kini belum ada tanda-tanda , ini sudah berkisar satu Minggu lebih dari RDP bersama anggota DPR dan sejumlah OPD terkait,” Kata Kades
Menurut Risal, pihak perusahaan hanya membangun jembatan yang berada di muliasari yang nota bene merupakan akses untuk kepentingan mobilisasi perusahaan.
Perusahaan saat ini hanya terpokus membangun jembatan yang merupakan akses ke lokasi Sawit,” Ucapnya.
Hal ini merupakan pembohongan bagi kami , karena saat RDP yang saat itu yang di pimpin langsung oleh ketua DPRD Randy Saputra, yang di hadiri fraksi Gerindra , Frakri PPP dan sejumlah OPD yakni dinas PUPR , BPBD, dan dinas transmigrasi
Menyaksikan ketuk palu saat saat pihak perusahaan mengakui untuk membangunkan jemabatan tersebut,” Ungkap rizal sembari menceritan saat RDP pekan lalu .
Ditempat terpisah asisten manager PT.CMP Nasir, saat di konfirmasi di kediamannya (Minggu, 18-09/2022) di desa janja mengatakan,” Untuk pembangunan jembatan yang di janjikan ke warga Maibua menunggu setelah membenahi jembatan yang di mulaisari.
Kalau itu suruh bersabar dulu , karena saat ini kami sedang membenahi jembatan yang ada di muliasari , dan membenahi sejumlah longsoran “, Jelasnya Tampa memberi keterangan panjang. (Irwan)










