banner dprd mkassar

Benih Varietas Unggulan M70D Dikembangkan di Lahan SMK Negeri 1 Galang, Tolitoli

Rustan Rewa, mantan Kepala Dinas Pertanian Tolitoli yang kini menjabat sebagai Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, sekaligus Plt. Kepala Dinas Dukcapil Tolitoli, meninjau lahan sawah pengembangan benih varietas unggulan M70D di SMK Negeri 1 Galang, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.

SUARACELEBES.COM, TOLITOLI – Upaya peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Tolitoli kembali menunjukkan progres positif. Salah satu langkah strategis yang tengah berjalan ialah pengembangan benih varietas unggulan M70D yang dilakukan di lahan praktik SMK Negeri 1 Galang, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.

Program ini tidak hanya memperkuat pengembangan vokasi pertanian di sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan bersama menuju swasembada pangan di daerah.

Inisiatif ini mendapat perhatian langsung dari Rustan Rewa, mantan Kepala Dinas Pertanian Tolitoli yang kini menjabat sebagai Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, sekaligus Plt. Kepala Dinas Dukcapil Tolitoli. Ia menegaskan bahwa pengembangan benih unggulan seperti M70D sangat penting untuk mempercepat peningkatan produktivitas pertanian daerah.

Rustan Rewa yang selama ini dikenal dekat dengan komunitas Sahabat Tanimenyampaikan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi lintas sektor.

“Pengembangan benih M70D ini adalah langkah konkrit menuju kemandirian pangan. Kita ingin petani Tolitoli memiliki akses terhadap benih unggulan yang tahan terhadap kondisi iklim dan memiliki produktivitas tinggi,” ujarnya saat meninjau kegiatan tersebut.

Sebagai sekolah vokasi dengan kompetensi pertanian, SMK Negeri 1 Galang menjadi salah satu lokasi strategis dalam pengembangan benih unggulan. Lahan sekolah dimanfaatkan untuk praktik budidaya sekaligus produksi benih yang nantinya dapat dimanfaatkan petani maupun siswa dalam pembelajaran.

Menuju Swasembada Pangan Tolitoli

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah bersama Pemerintah Kabupaten Tolitoli bersama komunitas tani untuk mewujudkan swasembada pangan. Kolaborasi sekolah, pemerintah, dan kelompok petani diharapkan menghasilkan ketersediaan benih unggulan secara mandiri.

Rustan Rewa menegaskan bahwa program seperti ini akan terus diperluas.

“Kita ingin Tolitoli tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, tetapi juga menjadi penopang pangan untuk wilayah lain. Kuncinya adalah benih unggul, lahan produktif, dan SDM pertanian yang berkualitas,” jelasnya.

PDAM Makassar