banner dprd mkassar

KPK Lelang 108 Aset Rampasan Korupsi Senilai Rp311 Miliar, Ada Apartemen, Kendaraan hingga iPhone

SUARACELEBES.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang 108 aset rampasan hasil tindak pidana korupsi dengan total nilai sekitar Rp311 miliar pada 18 Juni 2026. Lelang ini menjadi bagian dari upaya pemulihan aset negara sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai aset bernilai ekonomis melalui mekanisme yang transparan dan kompetitif.

Aset yang ditawarkan beragam, mulai dari telepon genggam, mesin kopi, sepatu bermerek, kendaraan, alat berat, apartemen, hingga tanah dan bangunan bernilai miliaran rupiah. Nilai limit lelang pun bervariasi, dari ratusan ribu rupiah hingga lebih dari Rp10 miliar.

Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Mungki Hadipratikto, mengatakan rangkaian proses lelang telah dimulai sejak 25 Mei 2026. Sebagai bentuk keterbukaan kepada publik, KPK akan menggelar kegiatan Aanwijzing atau peninjauan objek lelang pada 11 Juni 2026 di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan) KPK, Jakarta Timur.

“Ini merupakan salah satu bentuk transparansi dari KPK dalam setiap pelaksanaan lelang. Jadi tidak ada ceritanya KPK lelang sembunyi-sembunyi atau barangnya diumpetin,” ujar Mungki, Jumat (5/6).

Melalui kegiatan tersebut, calon peserta dapat melihat langsung kondisi barang yang akan dilelang. Untuk kendaraan bermotor, misalnya, peserta diperbolehkan memeriksa kondisi fisik hingga menyalakan mesin guna memastikan kelayakannya sebelum mengikuti proses penawaran.

Dari total 108 lot yang akan dilelang, sebanyak 76 lot merupakan aset tidak bergerak yang terdiri atas 30 unit tanah dan bangunan, 39 bidang tanah, serta tujuh unit apartemen. Nilai keseluruhan aset tidak bergerak itu mencapai Rp308,4 miliar.

Sementara itu, 32 lot lainnya merupakan barang bergerak dengan nilai lebih dari Rp2,6 miliar. Rinciannya meliputi 16 mobil, satu sepeda motor, empat lot alat berat dan konstruksi, serta sejumlah barang konsumtif dan perlengkapan pendukung.

Beberapa barang menarik yang ikut dilelang antara lain tiga unit iPhone, empat pin penghargaan berwarna keemasan, tiga pasang sepatu bermerek, satu ikat pinggang bermerek, perangkat face recognition access control terminal, mesin kopi bermerek, hingga perangkat automatic intelligent disinfection.

Menurut Mungki, seluruh barang yang akan dilelang telah melalui proses penilaian resmi oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di bawah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara guna memastikan nilai limit sesuai dengan kondisi dan harga pasar.

“Aset yang dilelang sudah melalui proses penilaian oleh penilai pemerintah dari KPKNL sehingga nilai yang ditetapkan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Pelaksanaan lelang dilakukan secara daring melalui portal resmi lelang negara dengan melibatkan 11 KPKNL, yakni Jakarta III, Tangerang I, Bogor, Bekasi, Cirebon, Semarang, Purwokerto, Surakarta, Denpasar, Kisaran, dan Medan.

KPK menerapkan mekanisme open bidding atau penawaran terbuka guna memastikan proses pelelangan berlangsung transparan, akuntabel, dan inklusif. Seluruh tahapan lelang juga akan diawasi oleh pejabat lelang dari DJKN Kementerian Keuangan untuk menjamin pelaksanaan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Masyarakat yang berminat dapat mengakses informasi lengkap mengenai jadwal, tata cara pendaftaran, kode lot, nilai limit, besaran uang jaminan, hingga rincian objek lelang melalui laman resmi KPK.

PDAM Makassar