SUARACELEBES. COM, PANGKEP — Anggota DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), H. Muhammad Sadar, melaksanakan kegiatan pengawasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Kelurahan Tumampua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri ratusan masyarakat. Sejumlah aspirasi disampaikan warga, mulai dari transparansi proyek pembangunan yang menggunakan APBD, program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, hingga persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya solar dan Pertalite.
Salah seorang warga, Mahpiar, meminta pemerintah meningkatkan transparansi proyek pembangunan dengan memasang papan informasi pada setiap lokasi pekerjaan.
“Banyak proyek di sini, tapi kita tidak tahu sumber anggarannya, luasnya, dan besaran anggarannya karena tidak ada pemasangan papan proyek. Seharusnya diumumkan supaya jelas,” kata Mahpiar.
Ia juga meminta pemerintah segera mengatasi kelangkaan BBM bersubsidi yang dinilai mengganggu aktivitas masyarakat.
“Solar dan Pertalite tidak lancar. Bagaimana masyarakat mau beraktivitas dengan lancar,” keluhnya.
Sementara itu, mewakili kaum ibu, Haji Mulia menyampaikan aspirasi terkait pemeliharaan hasil pembangunan. Ia berharap biaya pemeliharaan fasilitas yang menjadi tanggung jawab pemerintah tidak dibebankan kepada masyarakat.
Warga lainnya, Muhammad Jafran, mengapresiasi kegiatan pengawasan yang dilakukan Muhammad Sadar karena memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
Ia juga menyampaikan dukungan terhadap program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.
“Program MBG dan Koperasi Merah Putih sangat bagus. Ini sangat membantu, jangan dihentikan,” ucap Muhammad Jafran.
Menanggapi aspirasi warga, Muhammad Sadar menjelaskan sejumlah program pembangunan yang tengah dilaksanakan pemerintah, termasuk pembangunan infrastruktur jalan melalui skema Multiyears Project (MYP) serta pembangunan sejumlah proyek irigasi.
Menurutnya, pembangunan jalan dari Tondongkura hingga perbatasan Kabupaten Bone masih dalam tahap pembenahan dan ditargetkan rampung pada tahun depan.
“Saat ini masih tahap pembenahan jalan dan akan selesai tahun depan. Nanti akan ada pemasangan papan proyek supaya jelas. Bahkan tenaga kerja juga kita libatkan masyarakat setempat, begitu juga materialnya. Jadi semua dijalankan sesuai prosedur,” jelasnya.
Terkait anggaran pemeliharaan, Muhammad Sadar menegaskan bahwa setiap proyek pemerintah memiliki anggaran dan masa pemeliharaan yang telah ditetapkan.
“Jadi tidak benar kalau masyarakat yang dibebankan pemeliharaan kalau itu proyek pemerintah. Tidak ada begitu,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengawasan APBD merupakan bagian penting untuk memastikan penggunaan anggaran dan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai ketentuan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan ikut mengawal program pemerintah.









