banner dprd mkassar

Soal Komitmen Pilgub, NH: Satu kali Terlahir Pantang Bagiku Bicara Lebih Dari Sekali

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR- Menjelang hari H pencoblosan para Pasangan Calon (Paslon) Gubernur/Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sul-Sel) periode 2018-2023 dipastikan mengalami padatnya aktifitas, mulai dari silaturahmi dengan keluarga hingga silaturahmi denga warga.

Tak luput dengan hal itu, Paslon Nomor urut 1 Nurdin Halid – Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) tak ayal dalam sehari (10/6) mengupayakan menyentuh warga tiga Kabupaten di wilayah utara Sul-Sel, yakni Bone_Soppeng_Wajo yang dikenal dengan nama Bosowa.
Jubir NH-Aziz Arman Mannahawu membenarkan hal tersebut.

“Bone, Soppeng, dan Wajo yang kita kenal dengan Bosowa bagi Pak NH adalah tanah assilessureng (tali persaudaraan). Jadi agenda sapa warga di Bosowa serasa ketemu dengan sanak keluarga, menjawab kerinduan dan menjelaskan indahnya Silaturahmi, itulah NH di Bosowa”, tutur Arman.

Kepadatan aktifitas oleh paslon tentunya tidak terlepas dari spirit untuk memenangkan daulat amanah sebagai pemegang kendali pemerintahan Propinsi Sulawesi Selatan, sehingga aura politis tentunya merupakan hal yang tak terelakkan dimanapun kandidat berada.
“Adalah hal yang tak perlu dinafikkan (suasana politis), tetapi Pak NH di banyak kesempatan selalu tegaskan bahwa manusia yang memelihara Silaturahmi adalah manusia pemenang Dunia dan Akherat, olehnya tumbuhkan dan pelihara silaturahmi itu maka engkaulah sang pemenang sejati”, tambah Arman.

Di Soppeng (10/6), NH di tengah-tangah keluarga dan handai tolan yang tengah hadir berbuka puasa di Desa Tajuncu tanah Kelahiran Istri (NH) Tercinta menyampaikan komitmen dirinya dalam perhelatan Pilgub Sul-Sel 2018.

“Kemenangan ada di tangan Tuhan, Komitmen tertagih di tangan Manusia. Soal komitmen _Narekko iyya tappile akkatenning bacaku fura de upakasiriki idi maneng silssurengku, cicemma ijajiang femmali lefe miccu rintanae_. (artinya: jika saya yang terpilih peganglah kalimatku, tak akan pernah saya permalukanki semua saudaraku, hanya Satu kali saya dilahirkan pantang bagiku bicara lebih dari sekali)” tutup Arman menirukan perkataan NH.(*)

PDAM Makassar