banner dprd mkassar

Pemkot Parepare Salurkan Tanaman Hidroponik

SUARACELEBES.COM,PAREPARE–Tanaman Hidroponik resmi disalurkan Pemerintah Kota Parepare, melalui Dinas Ketahanan Pangan Kota Parepare, Jumat 3 Agustus 2018 kemarin. Penyerahan bantuan diberikan ke dua kelurahan, masing-masing kelurahan Lompoe dan Kelurahan Bumi Harapan, langsung oleh Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, didampingi Ketua TP PKK Kota Parepare, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Parepare, Iwan Asaad, dan Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, serta dihadiri beberapa Kepala SKPD lingkup Kota Parepare.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, dalam sambutannya mengatakan, budidaya tanaman melalui media hidroponik ini, dianggap sangat menguntungkan bagi masyarakat, karena tanaman yang ditanam merupakan tanaman kebutuhan dasar. “Ini sangat menguntungkan bagi maysarakat, karena tanaman yang ditanam ini merupakan tanaman yang bisa langsung dikonsumsi, bahkan bisa menekan biaya sayur dan tanamannya juga menyegarkan bagi yang konsumsi,”katanya. Taufan, mengungkapkan, kalau program ini mestinya terus dikembangkan lagi kedepannya, jika ini baru mampu dilakukan untuk dua Kelurahan, maka kita berharap kedepannya semua kelurahan sebanyak 22 Kelurahan yang ada di Parepare sudah tersentuh program tersebut.

“Kita inginkan kedepannya 22 Kelurahan di Parepare, sudah bisa tersentuh dengan program ini, dan saya perintahkan kepada Pelaksana Tugas Dinas Ketahanan Pangan dan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) agar menganggarkan program ini,”pungkasnya.

Mantan praktisi hukum ini menilai, kalau program ini tidak membutuhkan terlalu banyak biaya, dan bahkan dalam satu kelurahan hanya dianggarkan sebesar 34 Juta, sehingga jika secara keseluruhan 22 Kelurahan total kurang lebih 700 juta, dan manfaatnya dirasakan masyarakat secara langsung. “Ini bantuan tidak menelan anggaran yang terlalu besar tapi fungsinya langsung bersentuhan dengan masyarakat, jadi saya fikir program ini perlu untuk dilakukan dan sebaiknya tahun ini sudah bisa dianggarkan pada perubahan bantuan terhadap 22 Kelurahan,”jelas dia.

Selain itu dirinya juga mengimbau kepada Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasu Kota Parepare, agar memprogramkan sistem tersebut, karena selain tidak menggunakan lahan yang luas berguna juga bagi kebugaran lingkungan sekitarnya. “Selain memberikan daya manfaat bagi para pasien ini juga memberikan dampak baik bagi kondisi udara, dan bahkan tidak membutuhkan lahan yang luas, hanya beberapa ukuran saja, setelah panen yang umurnya hanya butuh 40 hari, hasilnya langsung di masukkan untuk dimasak dan jadi bahan konsumsi pasien, jadi terjadi get penggunaan anggaran yang berkurang, untuk kebutuhan lainnya,”urainya.(*)

PDAM Makassar