SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Poros Pemuda Indonesia Sulsel gelar dialog Publik dengan tema Pentingya merajut Ukhuwahl islamiyah dalam Menjaga Keutuhan NKRI. Dialog ini di gelar di warkop Dottoro Panakukang Makassar, jalan Boulevard, Minggu (7/10/2018)
Hadir dalam dialog diantaranya DR Arqam Azikin (Akademisi dan pengamat politik Unismuh Makassar), Dr. Aswar Hasan Pengamat Sosial, Dr. Muhammad Yusran (Akasemisi Unhas), Muhammad Khaliq ( Ketua Gema Pembebasan Sulsel) , Muhammad Farid Ramli (Ketua KAMMI Sulselbar) .
Dalam pemaparan beberapa pembicara dimana Ketua GEMA Pembebasan Sulsel, Abdul Khaliq mengatakan bahwa saat ini penting untuk menjaga Ukhuwah Islamiyah merupakan kewajiban ummat.
“Terkusus menjaga Keutuhan NKRI, semangat kebersamaan dan persatuan ummat, hal yang utama jelang pileg maupun pilpres,” kata Abdul Khaliq dalam diskusi itu.
Sebelumnya GEMA pembebasan banyak menyoroti terkait sistem demokrasi yang ada di indonesia dan menentang sistem demokrasi yang diterapkan akan tetapi ketika berbicara dengan kondisi keummatan jelang pilpres maka ummat harus menyatu jangan terpecah belah.
“kami aktivis gema pembebasan akan tetap berada dalam jalur netral dan mengawal jalan nya pilpres yang damai tanpa perpecahan ummat karna keutuhan NKRI yang utama,” tegasnya.
Diskusi tersebut ditutup dengan deklarasi yang berisi tiga poin penting yakni :
1.Kami Perwakilan Akademisi dan Aktivis Mahasiswa Islam Menolak Segala bentuk Provokasi yang bisa Merusak Suasana Ummat Yang hari ini sangat Harmonis.
2 Kami Perwakilan Akademisi dan Aktivis Mahasiswa Islam Mengecam Keras segala bentuk Hoaks yang bisa mencederai Jalanya Proses demokrasi dipileg maupun pilpres 2019.
3. Kami Perwakilan Akademisi, dan Aktivis Mahasiswa Islam Medukung terciptanya suasana Yang kondusif hingga berakhirnya pileg maupun pilpres 2019.(*)



