SUARACELEBES.COM, PAREPARE – Kepedulian Pemerintah Kota Parepare, dalam memajukan pembangunan ditengah masyarakatnya mampu dituangkan dalam rancangan Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2019, dimana pada RAPBD tersebut tertuang belanja tidak langsung hanya sebesar 36,84 persen, sementara Belanja langsung sebesar 63,16 persen.
Dengan demikian memberikan gambaran bagaimana Pemerintah Kota Parepare, terus melakukan efektifitas dalam penganggaran yang tujuan bagi kesejahteraan ASN, tapi lebih memperbesar anggaran pembangunan yang diperuntuhkan bagi masyarakat Parepare.
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, mengatakan, dengan adanya penekanan antara Belanja Tidak Langsung dengan Belanja Langsung, memberikan gambaran tentang bagaimana kepedulian Pemerintah dan Legislatif untuk mengefesienkan anggaran untuk kepentingan masyarakat.
“Kami mampu tekan belanja tidak langsung dengan semaksimal mungkin, sehingga kemudian kita tingkatkan belanja langsung kita, karena belanja langsung ini sasarannya untuk kepentingan masyarakat Parepare, kepentingan masyarakat luas, itulah nentuk kerjasam dan perhatian eksekutif dan legislatif,”katanya
Mantan Praktisi Hukum ini, menjelaskan, untuk belanja tidak langsung yang melingkupi belanja gaji dan tunjangan pegawai negeri, belanja gaji dan tunjangan Pimpinan dan Anggota DPRD serta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bantuan keuangan kepada partai politik dan belanja tidak terduga kami menyerap anggaran sebesar 345,88 milyar rupiah lebih.
“Angka ini sendiri mengalami peningkatan dari sebelumnya sebesar 9,05 persen atau sebesar 28,69 Milyar dibanding pada tahun 2018 lalu, hal itupun setelah dilakukan perhitungan kenaikan gaji pokok, kenaikan gaji berkala, kenaikan pangkat, penambahan keluarga, mutasi pegawai dan penerimaan CPNS tahun 2018,”jelasnya.
Selain itu, sementara untuk belanja langsung atau belanja yang terkait langsung dengan pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan dan pembangunan seperti belanja pegawai, belanja barang dan jasa serta belanja modal. Jumlah alokasi anggaran untuk membiayai belanja langsung pada rancangan APBD tahun 2019 ini adalah sebesar 632,18 milyar rupiah lebih.
“Pada Anggaran Tahun 2019 ini juga terjadi peningkatan sebesar 123,76 Milyar rupiah, atau sebesar 24,34 persen dari tahun sebelumnya,”tambah dia.
Diapun menuturkan, kalau anggaran secara total untuk tahun 2019 ini sebanyak 1 triliyun rupiah lebih atau berkurang dari sebelumnya sebesar 137,20 Milyar Rupiah, atau sebesar 15,89 persen. “Untuk anggaran tahun ini ada pengurangan dari anggaran sebelumnya, jika ditotal dengan Anggaran Perubahan 2018,”tutur Alumni Doktor Unhas ini.(*)









