banner dprd mkassar
Tak Berkategori  

F8 dan Pertaruhan Politik Danny Pomanto

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR Festival tepi pantai, F8 Festival, yang oleh Pemkot Makassar diklaim sebagai termeriah di dunia, berakhir. Festival yang dihadiri belasan peserta dari mancanegara itu dihelat 10 – 14 Oktonber 2018 lalu, menghasilkan banyak kesuksesan. Setidaknya, dalam catatan di atas kertas, festival ini mencapai semua target awalnya. Jumlah pengunjung yang ditarget 1,5 juta, menembus 2 juta orang. Jumlah transaksi yang dibidik hingga Rp 10 miliar, ternyata mencatat Rp 21 miliar. Pencapaian itu belum termasuk efek domino lain yang menyertainya seperti tingkat okupansi hotel yang meroket, perputaran uang di makassar yang besar karena tingginya belanja pengunjung dan yang lebih penting efek citra Makassar di mata dunia yang tentu sulit diukur dengan fulus.

Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto, juga memperlihatkan kepiawaiannya dalam memasarkan Kota Makassar dalam event itu. Hal itu terlihat dengan antusiasme peserta mancanegara dan juga banyak pemilik modal dalam negeri ketika Ramdhan menyodorkan 10 top investasi Kota Makassar. Walikota menyodorkan 10 titik investasi terbaik di antaranya Makassar Sombere’ & Smart City Hall, The Master (Terminal, Hotel, Mall, Stadium, Expo & Recreation), Balang Tonjong Lakeside Resort (super block, recreation & water conversation), Tallo River Eco Town, Somba Opu Double Decker City Walk, Sombere’ Makassar LRT, Green Parking Garage, Makassar Waste to Energy, City Fiber Optic Network, Integrated City Toll Road.

Melihat daftar investasi yaang ditawarkan tentu kita sudah bisa membayangkan bagaimana wajah Kota Makassar jika itu semua terwujud. Somba Opu Double Decker City walk misalnya, jika ini bisa diwujudkan tentu akan menambah ragam wajah area Pantai Losari yang semakin semarak saat ini. Setidaknya, jalan bertingkat lewat SO Double Decker itu akan menyaingi konsep serupa yang dikembangkan Kota Bandung di Jalan Cihampelas.

Dari semua yang ditawarkan itu, Sombere’ Makassar LRT dan The Master adalah yang akan paling mengubah wajah kota. LRT akan mengubah kesemrawutan lalu lintas Makassar dengan angkutan melayangnya. Sementara The Master akan menampilkan impian kota baru yang terintegrasi.

Secara politis, Dani Pomanto sudah mendapat momentum terbaik dari pelaksanaan F8 ini dan semua mimpi-mimpi proyek yang ditawarkan. Dia tetap dianggap sebagai pemimpin penuh inovasi dan berpikiran maju. Namun, Dani kini berada di persimpangan pertaruhan. Tentu, publik menunggu realisasi efek dari F8 ini terutama protek-proyek prestisius itu.

Jika ada yyng mampu direalisasikan hingga ke tahap ground breaking saja misalnya, maka Dani akan mendapat untung besar secara politis. Tetapi sebaliknya, jika tak memperlihatkan harapan atas dimulainya secara kasat mata semua rencana-rencana itu maka dia seperti memberikan peluru baru pada rivalnya untuk ditembakkan.(*)

PDAM Makassar