banner dprd mkassar
Tak Berkategori  

Forsosmas Sulsel: Prof NA Layak Diberi Penghargaan

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Desakan dan permintaan pemerintah Kabupaten Bantaeng kepada mantan Bupati Prof Nurdin Abdullah yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Sulsel untuk mengembalikan kendaraan dinas yang digunakannya saat ini, mendapat reaksi dan tanggapan dari berbagai pihak yang menyayangkan sikap dari pemda Bantaeng.

Direktur Eksekutif Forum Pemerhati Masalah Sosial, Politik dan Kemasyarakatan (Forsosmas) Sulsel, MS Baso DN sangat menyayangkan sikap dari pemda Bantaeng dalam hal ini, Bupati Bantaeng Ilham Azikin.

Menurut Baso, Ketentuan mengenai kepala daerah dan wakil kepala daerah secara umum diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (“UU 23/2014”) sebagaimana yang telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015. Kepala daerah diberikan fasilitas kendaraan dinas untuk setingkat bupati 2500 CC dan untuk Gubernur 3000 CC.

Kendati demikian, jika seorang kepala daerah sudah berakhir masa jabatannya, pemda dapat saja, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada mantan Bupati berupa kendaraan dinas yang pernah digunakannya dengan terlebih dahulu melakukan DAM atau pelepasan hak atas kendaraan dinas tersebut yang sudah berusia diatas 5 tahun atau lebih.

“Dibeberapa daerah, setiap mantan kepala daerahnya, diberikan fasilitas untuk mendam kendaraan dinas yang pernah digunakannya diatas 5 tahun atau lebih pemakaiannya, karena jika dipertahankan lebih banyak mengeluarkan biaya dalam pemeliharaan kendaraan dinas tersebut, apalagi jika daerah tersebut memiliki keuangan yang cukup untuk membeli kendaraan dinas baru,” tegas Baso.

Lebih jauh dijelaskan, perlakuan kepada para mantan kepala daerah, bupati dan Gubernur, seharusnya diberikan sebuah apresiasi dan penghargaan atas kinerjanya dalam membangun daerahnya, meskipun itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala daerah.

Apalagi jika sekiranya mantan kepala daerah tersebut telah memimpin daerah selama kurun waktu dua periode dan berhasil dalam kepemimpinannya.”Saya kira figur dan kepemimpinan Prof Nurdin Abdullah diakui berhasil dalam mengangkat nama besar Bantaeng, baik skala Nasional maupun Internasional. Oleh karena itu pantas dan layak untuk diberikan apresiasi dan penghargaan,” tegas Baso.

Menurut Baso, dalam posisi Prof NA yang saat ini sebagai Gubernur Sulsel, sebenarnya bisa saja menggunakan kendaraan dinas melebihi kendaraan dinas yang dibawa dari Bantaeng, namun kemungkinan besar dirinya punya historis dan tidak ingin memutuskan hubungan batin dan emosional dengan Bantaeng, sehingga memilih kendaraan dinas yang digunakan saat masih menjabat sebagai Bupati Bantaeng disaat sudah menjabat Gubernur Sulsel.

“Sebagai seorang Gubernur, Prof NA dapat saja menggunakan kendaraan dinas diatas kendaraan dinas jenis Alphard, namun kemungkinan ada faktor historis dan rasa kebatinan yang mendalam dengan Bantaeng, sehingga sampai detik ini Prof NA senang menggunakan kendaraan tersebut. Hal ini seharusnya menjadi kebanggan pemda dan masyarakat Bantaeng, karena Gubernurnya sangat mencintai daerah yang pernah dipimpinnya,” tegas Baso.(*)

PDAM Makassar