banner dprd mkassar
Tak Berkategori  

Kasus 15 Camat Dukung Capres, Saksi Pelapor Minta Bawaslu Tidak Masuk Angin

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Saksi pelapor terkait video dugaan 15 camat di Makassar memberi dukungan ke pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden RI, Joko Widodo-Ma’ruf Amin memenuhi panggilan penyidik Gakkumdu Bawaslu Sulsel, Senin (25/2/2019).

Mereka, Wakil Ketua Bidang Media DPD II Partai Golkar Makassar Andi Aswadi, serta aktivis Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sulsel Ola Mallawangeng.

Dua jam lebih dimintai keterangan, Ola Mallawangeng dan Aswadi dicecar 20 pertanyaan oleh penyidik Gakkumdu. Ola mengatakan, saat pemeriksaan, dirinya menjelaskan terkait alasan keberadaan 15 camat yang ada dalam video itu.

“Kami sesalkan para camat se-Kota Makassar yang ikut juga menyatakan sikap dengan Pak SYL (Syahrul Yasin Limpo) sebagai Tim Kampanye Nasional (Joko Widodo-Ma’ruf Amin), yang tidak layak mempertontonkan kepada masyarakat Sulsel,” kata Ola usai dimintai keterangan.

Kata Ola, camat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) semestinya bersikap netral. Tidak menunjukkan dukungannya secara jelas.

“Itukan sudah jelas diatur dalam Undang – Undang pemilu ASN dilarang melakukan politik praktis, melihat video camat itu kuat terjadi pelanggaran. Jadi Bawaslu harus tindak tegas kalau ini sebuah kebenaran. Bahwa Bawaslu harus nemperlihatkan dia punya sikap, bahwa ini bukan main-main. Masyarakat menginginkan kesetaraan terhadap hukum yang ada,” jelasnya.

Terkait video camat meminta Bawaslu untuk secara serius melakukan penyelidikan kasus pelanggaran netralitas yang dilakukan oleh para camat tersebut.
“Integritas Bawaslu Sulsel diuji dalam kasus video ini, jadi harus ditangani dengan baik jangan Bawaslu masuk angin,” tegas Ola

Diakui Ola, video itu pertama kali ia lihat melalui salah satu grup WhatsApp, pada 21 Februari lalu. Namun demikian, ia tidak ingin memastikan bila video yang viral itu asli atau hasil editan.

“Saya kurang tahu asli atau tidak. Apalagi sudah ditayangkan di salah satu televisi nasional, kemungkinan itu asli,” pungkasnya.

Sebelumnya, beredar video yang berisi deklarasi dukungan kepada calon presiden (capres) petahana Joko Widodo (Jokowi). Video berdurasi 1 menit itu diawali perkenalan diri seseorang bernama Syahrul Yasin Limpo. Dia adalah mantan Gubernur Sulsel.

“Saya, Syahrul Yasim Limpo, beserta seluruh camat se-Kota Makassar,” kata Syahrul di awal video itu. Ucapan Syahrul lalu diikuti beberapa orang yang mengaku sebagai camat di Makassar. Dalam video itu, Syahrul menyatakan dukungan dan tekad mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Mendukung calon presiden nomor 01 Joko Widodo bersama Ma’ruf Amin satu periode lagi menjadi presiden. Mari sama-sama berjuang dan berjihad untuk nomor…,” kata Syahrul. Rekaman video terputus pada menit pertama.(*)

PDAM Makassar