Pembagian sembako tersebut dilakukan dengan cara Door to Door, mendatangi rumah rumah warga yang kurang mampu yang terdampak corona.
Warga yang mendapat bantuan dari mantan Wakil Bupati Soppeng itu mengaku sangat terbantu dan mengungkapkan rasa terima kasihnya.
Salah satunya ungkapan terima kasih itu datang dari keluarga kakek Salama Giling di akun Facebook Supriansa.
Salama Ginting adalah seorang warga Soppeng yang telah menderita lumpuh selama 31 tahun dan tinggal seorang diri.
“Terima kasih bapak Supriansa… Salam dari bapak Salama Giling yang tinggal sendiri (lumpuh) selama 31 tahun. Semoga Bpk Supriansa sehat selalu,” tulis Obhe Dumz dalam laman FB Supriansa yang disertai dengan Foto Salama Giling saat menerima bantuan Sembako.
Supriansa langsung menanggapinya, “Obhe Dumz kodong salam buat beliau, sampaikan salam hormat saya semoga diberi ketabahan dalam menjalankan semua ujian dari Allah swt,” tulis Supriansa di FBnya.

Andi Aco koordinator tim Kemanusiaan Supriansa, mengatakan bantuan diberikan menyasar langsung kepada warga yang sudah serba susah.
“Jadi kami bersama tim menyasar kepada warga yang betul betul membutuhkan bantuan sembako,” ujar Andi Aco.
Selain sembako relawan Supriansa juga membagikan masker serta mengajarkan kepada masyarakat terutama yang telah tua, bagaimana menggunakan masker yang tepat. Termasuk menjelaskan program pemerintah melawan covid sepeti selalu menjaga jarak , memakai masker jika keluar rumah dan setiap saat mencuci tangan.
Supriansa sendiri tak ikut dalam pembagian itu karena sedang berada di Jakarta. Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) termasuk sampai di Kabupaten Soppeng sangat dihargai sehingga Supriansa tetap di Jakarta menjalankan rutinitas kantor di Parlemen Senayan. “Karena kalau ke Soppeng tetap akan menjalankan karantina 14 hari,” ucap Andi Aco. (*)



