SUARACELEBES.COM, JAKARTA – Pasca gempa bumi yang terjadi di sekitaran NTT, banyak pihak yang menanyakan soal keadaan jaringan telekomunikasi yang ada disana. Melalui Siaran Pers No. 448/HM/KOMINFO/12/2021 Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) menjelaskan tentang keadaan jaringan telekomunikasi yang ada di NTT pasca gempa bumi, Selasa (14/12/2021).
Dalam suratnya, Juru Bicara Kominfo, Dedy Permadi menjelaskan bahwa pihak kominfo telah melakukan pengawasan terkait kualitas jaringan telekomunikasi yang ada di NTT dan segera menindaklanjuti kendala yang terjadi.
Namun, Kominfo juga sudah mendapatkan laporan terkait hal tersebut dan tidak ada infrastruktur jaringan telekomunikasi yang rusak akibat gempa.
Selain itu, jaringan operator yang ada di sekitaran lokasi gempa bumi juga masih menunjukkan status aman. Kominfo juga akan terus melakukan pemantauan terhadap jaringan telekomunikasi yang ada disana.
Ini isi surat dari pernyataan dari Kominfo terkait jaringan telekomunikasi yang ada di NTT pasca gempa bumi.
1. Menteri Komunikasi dan Informatika telah memerintahkan jajaran Kementerian Kominfo terkait untuk segera melakukan pengawasan kualitas jaringan telekomunikasi di area Nusa Tenggara Timur dan menindaklanjuti kendala penyediaan layanan jaringan telekomunikasi pasca gempa bumi pada hari ini, 14 Desember 2021.
2. Sesuai laporan yang diterima oleh Kementerian Kominfo dari operator seluler pada pukul 13.00 WIB hari ini, tidak ada infrastruktur telekomunikasi yang terdampak akibat gempa yang terjadi. Adapun operator yang menyediakan layanan jaringan telekomunikasi di daerah terdampak gempa antara lain meliputi Telkomsel, Indosat, XL Axiata dan Telkom.
3. Keseluruhan jaringan para operator seluler masih menunjukkan status aman dan tidak ada site Base Transceiver Station (BTS) yang down/off.
4. Kementerian Kominfo akan terus melakukan pengawasan terhadap ketersediaan jaringan telekomunikasi di area yang terdampak gempa untuk kemudian melakukan langkah pemulihan terhadap infrastruktur telekomunikasi yang mengalami kendala apabila diperlukan. (Ainun Muhammad)










