banner dprd mkassar
DAERAH  

Komisaris Independen PT Vale Indonesia,Bisa Apa?

SUARACELEBES.COM, JAKARTA – Aktivis pemuda Luwu Raya mempertanyakan keberadaan komisaris independen PT Vale Indonesia Tbk (dulu bernama PT INCO) yang selama ini dinilai tidak memiliki peran yang maksimal dalam memperjuangkan dan menjembatani aspirasi serta kepentingan masyarakat Luwu.

“Sudah hampir setengah abad PT Vale bercokol di bumi Luwu tapi masih banyak menyisakan catatan kritis yang terkait dengan lingkungan, kepentingan masyarakat adat, profit sharing, dan lain-lain. Jadi para komisaris indepenpen itu, bisa apa” ujar Pahmuddin, putra Luwu yang juga mantan Ketua Badko Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulselbar periode 2013-2015, saat dimintai tanggapannya memperingati Hari Jadi Luwu ke-754 (21 Januari) dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-76 (23 Januari), di Jakarta, Minggu (23/1/2022).

Menurut pria yang juga akrab disapa Holik ini mengungkapkan keberadaan komisaris independen semestinya menjadi katalisator dengan memberikan jawaban yang kontributif bagi kepentingan publik dan masyarakat, terutama Luwu raya yang menjadi lokasi penambangan nikel. Bukan malah menjadi terkesan sebagai “juru bicara” kepentingan perusahaan.

Sebelumnya ramai menjadi kontoversi di masyarakat pada saat nama Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Dwia Ariestina Pulubuhi masuk dalam komposisi komisaris independen PT Vale Indonesia karena dianggap melanggar statuta perguruan tinggi berbadan hukum perihal rangkap jabatan. Namun sang rektor tak bergeming.

Belum lama ini, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) gelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Rabu (19/1/2022) secara daring. Pada RUPSLB tersebut, salahsatunya yaitu pemegang saham menyetujui penyesuaian masa jabatan Raden Sukhyar sebagai Komisaris Independen Perseroan dari 1 tahun menjadi 3 tahun. Hal ini sehubungan dengan perubahan masa jabatan maksimum Komisaris Independen yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris Perseroan, dari 65 tahun menjadi 75 tahun.

Dengan demikian, masa jabatan Raden Sukhyar yang semula akan berakhir pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2022, kini akan berakhir pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2024.

Berdasarkan hal tersebut, maka susunan Dewan Komisaris Perseroan saat ini adalah sebagai berikut:

Presiden Komisaris : Deshnee Naidoo
Wakil Presiden Komisaris : Hendi Prio Santoso
Komisaris : Luiz Fernando Landeiro
Komisaris : Fabio Ferraz
Komisaris : Nobuhiro Matsumoto
Komisaris : Dadan Kusdiana
Komisaris : Alexandre Silva D’Ambrosio
Komisaris Independen : Raden Sukhyar
Komisaris Independen : Rudiantara
Komisaris Independen : Dwia Aries Tina Pulubuhu.
**(RM).

PDAM Makassar