SUARACELEBES.COM, MAKASSAR- Perusahaan Daerah(Perusda) milik pemerintah Kota Makassar, PDAM ditimpah banyak masalah setelah dipimpin oleh Direktur Utama(Dirut) Haris Yasin Limpo(HYL).
Hal itu diungkapkan oleh Anggota DPRD Makassar, Melani Mustari, saat dikonfirmasi, Selasa (1/8/2017).
Ia menilai rentetang kejadian yang menimpah PDAM mulai dari kasus pencurian yang menguras Rp1,2 milyar di berangkas milik PDAM, hingga pada kasus kebakaran yang terjadi Minggu dini hari dinilai tidak wajar.
“Ini harus diusut tuntas, secara serius. Publik menaruh kecurigaan kejadian ini tidak wajar,”jelasnya.
Ia berharap pemerintah Kota Makassar melalui Wali kota, Moh Ramdhan Pomanto sebagai owner PDAM segera mengevaluasi Dirut PDAM, yang akrab disapa nyayang itu.
“Kan tidak adil, masa kepala sekolah diberhentikan. Sementara Dirut Perusda tidak. Padahal jumlah uang yang dirampok lebih banyak,”terang Melani Senin kemarin.
Sebelumnya Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Busranuddin Baso Tika menegaskan bahwa unsur direksi harus bertanggung jawab perihal keuangan negara itu. Dia menilai bahwa ini adalah kelalaian direksi.
“Tetap yang bertanggung jawab itu dari yang utama, PDAM. Itu kan uang adalah uang negara, jadi apa yang terjadi itu harus di pertanggung jawabkan,” kata BBT, akronim akrab Busranuddin Baso Tika.
Sementara itu, Sekretatis komisi A, Mario David mengatakan prihatin dengan hal tersebut
“Saya berharap mengambil hikmat pelajaran dari kejadian ini, kehati-hatian dan waspada sangat penting, Instrument Bank ada dan sebaiknya dimanfaatkan dengan baik” tuturnya.(*)



