banner dprd mkassar

100 Pemuda Makassar Utara Ikuti Program Penguatan Solidaritas untuk Cegah Konflik Sosial

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR  – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga terus memperkuat upaya pencegahan konflik sosial di kalangan generasi muda.

Hal ini diwujudkan melalui kegiatan “Penguatan Solidaritas Pemuda: Arah Baru Solidaritas Pemuda” yang diikuti oleh 100 pemuda dari wilayah Makassar Utara dan berlangsung pada 1–2 Mei 2026 di Benteng Rotterdam Makassar.

Kegiatan ini merupakan inisiasi Pemerintah Kota Makassar atas arahan Wali Kota Makassar bapak Munafri Arifuddin S.H , sebagai respons terhadap meningkatnya kekhawatiran atas potensi gesekan sosial di kalangan pemuda, khususnya di wilayah utara yang kerap diwarnai konflik kelompok. Melalui program ini, pemerintah menghadirkan ruang pembinaan yang lebih positif dengan pendekatan edukatif, kolaboratif, dan partisipatif.

Pelaksanaan kegiatan turut didukung oleh loco21.pro sebagai event organizer yang mengemas rangkaian acara secara interaktif, mulai dari diskusi publik, talkshow, sesi berbagi, hingga kegiatan outbound yang berfokus pada penguatan kerja sama tim, komunikasi, dan kepemimpinan.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, Bryan Ramadhan Brahman, S.STP., M.A.P., menekankan pentingnya peran kegiatan ini dalam membentuk masa depan generasi muda.

“Kegiatan ini kami hadirkan sebagai upaya memberikan arahan kepada pemuda agar menghindari aktivitas negatif, karena dampaknya tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga bisa memengaruhi kondisi fisik dan mental mereka dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan,<span;>” ujarnya.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan melalui psikoedukasi yang berfokus pada pengendalian emosi, kesadaran diri, serta kemampuan dalam mengambil keputusan secara matang. Interaksi langsung antar peserta menjadi elemen penting dalam membangun rasa saling percaya dan solidaritas.

Pemerintah Kota Makassar berharap, melalui kegiatan ini, para pemuda tidak hanya memahami pentingnya menghindari konflik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang aktif menciptakan lingkungan sosial yang aman dan produktif.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemuda, pemerintah, aparat, serta dukungan profesional dari event organizer dalam menciptakan ekosistem sosial yang berkelanjutan di Kota Makassar. (*)

PDAM Makassar