SUARACELEBES.COM, MAKASSAR — Pernyataan Panglima Squadron pasangan calon walikota dan wakil walikota Makassar Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) yang menyebutkan bahwa pasangan rivalnya Munafri-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) kedodoran menghadapi pilkada ditanggapi balik pasangan Appi Cicu.
Menurut Komandan Gantole Appi-Cicu, Arnold, justru pasangan Appi-Cicu sampai saat ini paling siap menghadapi pilkada Kota Makassar sampai hal teknis di tingkat TPS (Tempat Pemungutan Suara).
“Yang jadi pertanyaan sekarang adalah, bagaimana kabar DIA ? . Jangan sampai di tingkat TPS sesungguhnya adalah Tempat Pemakaman atau pembantaian Squadron,” beber arnold, Jumat (6/4/2018) di Makassar.
Pernyataan sinis, dan cenderung mengarah pada ujaran kebencian dari seorang panglima Squadron Diami Maqbul Halim adalah bentuk kepanikan dan keresahan jiwa menghadapi kenyataan hukum yang ada di Makassar.
Sekarang siap tidak DIAmi menghadapi pilkada Makassar? Ibarat mengemudi, DIA itu ditahan polisi karena melakukan pelanggaran. Ugal ugalan di jalan, tabrak sana tabrak sini, dan lain lain.
“Nah, belum lagi kesibukan yang menyetir kendaraan ini harus banyak urus masalah. Belum lagi ada anak buahnya ditahan dipolda dan beberapa kasus lain. Jadi siapa yang sebenarnya kedodoran, Diami kan,” beber Arnold.
“Panglima Squadron Diami Silakan ratapi dulu nasib saat ini. Bisa ikut pilkada tidak. Terus, khusus squadron Maqbul Halim, cukup lawan dulu gantolenya Appi Cicu. Inilah pasukan udara paling bawah Appi Cicu,” tutup Arnold. (*)









