SUARACELEBES.COM, PAREPARE – DPRD Parepare bakal menggunakan fungsi pengawasannya dengan meminta transparansi KPU dalam penggunaan anggaran.
Itu lantaran anggaran yang digunakan adalah APBD atau uang rakyat.
Wakil Ketua DPRD Parepare Andi Firdaus Djollong menyebutkan, atas dasar itulah DPRD menjadwalkan pemanggilan KPU.
“DPRD bisa memanggil KPU terkait penggunaan anggaran. Karena anggaran yang mereka gunakan adalah uang rakyat,” ungkap Firdaus via rilis ke Tribun, Selasa (8/5/2018).
Ketua DPD PAN Parepare ini mengingatkan kepada penyelenggara Pilkada, tidak hanya KPU, tapi juga Panwaslu untuk berhati-hati dalam menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD.
Hal sama ditegaskan Ketua Fraksi Golkar DPRD Parepare, Minhajuddin Ahmad.
Dia menilai, KPU Parepare terkesan boros anggaran dengan “memaksakan” penajaman visi misi paslon, pengganti debat kandidat di Makassar.
Padahal semestinya kata dia, KPU menunggu hasil putusan MA terkait gugatan paslon nomor 1 Taufan Pawe-Pangerang Rahim (TP).
“Kalau gugatan Pak TP dikabulkan, KPU juga harus memberi ruang yang sama bagi TP untuk pendalaman visi misi. Tapi kami minta di Parepare, dan di tempat terbuka,” imbuh Minhajuddin.(*)









