banner dprd mkassar

Tuai Polemik Menuju Pelantikan Aspeksindo, Tenaga Ahli Ukhy Sukirman Angkat Bicara

SUARACELEBES.COM, JAKARTA – Rencana pelantikan Aspeksindo pada 14 April 2026 menuai kritik. Tenaga Ahli asosiasi tersebut, Ukhy Sukirman, menilai prosesnya tidak transparan dan berpotensi menyimpang dari semangat awal pembentukan organisasi.

Ukhy Sukirman menyebut rencana pelantikan kepengurusan Aspeksindo periode 2025–2030 terindikasi cacat prosedural karena dinilai tidak melibatkan para pemangku kepentingan secara terbuka.

Ia menekankan pentingnya konsolidasi internal dengan para pendahulu organisasi guna memastikan arah kebijakan tetap berada pada koridor konstitusi.

“Menuju organisasi yang matang dan berdampak, mesti duduk bersama para pendahulu untuk membicarakan langkah-langkah strategis ke depan yang tetap berada pada jalur konstitusi,” ujar Ukhy.

Selain itu, kandidat mahasiswa doktoral IPB University tersebut juga menyoroti minimnya keterlibatan perwakilan daerah kepulauan dalam struktur kepengurusan strategis. Menurutnya, kondisi ini bertentangan dengan semangat awal pembentukan Aspeksindo yang berfokus pada perjuangan daerah kepulauan dan pesisir.

“Minimnya keterlibatan daerah kepulauan dalam personalia kepengurusan merupakan langkah mundur dan menjadi perhatian serius bagi upaya kebangkitan daerah ke depan,” katanya.

Sebagai pegiat maritim dan kelautan, Ukhy mendorong formatur Aspeksindo untuk mengedepankan pendekatan humanis dan inklusif dalam menjalankan organisasi. Ia berharap kepengurusan yang terbentuk mampu bersinergi dan menghindari kepentingan sektoral.

“Kita berharap Aspeksindo ke depan dijalankan dengan langkah-langkah humanis dan bersinergi untuk kebangkitan daerah, bukan mementingkan ego sektoral atau kelompok tertentu,” ujarnya.

Sebagai informasi, Aspeksindo merupakan organisasi yang berfokus pada penguatan kapasitas daerah, kemandirian fiskal, serta afirmasi kebijakan bagi wilayah kepulauan dan pesisir yang memiliki karakteristik dan tantangan berbeda dibandingkan daerah lainnya.

PDAM Makassar