SUARACELEBES.COM, GOWA – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 11 Oktober 2021 di Gowa, Sulawesi Selatan. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Kegiatan webinar dengan tema “Menghindari Pencuri Data” kali ini diikuti oleh 650 peserta dari berbagai kalangan.
Program kali ini dipandu oleh Septy Wulandari selaku moderator dengan menghadirkan empat pembicara yang terdiri dari Steven Sondakh selaku Trainer & praktisi media, Erna St. Nursiyah selaku praktisi hukum, Ardian Setio Utomo selaku dosen Sekolah Tinggi Multimedia Yogyakarta, dan Karlina Puspita selaku pemengaruh & kreator konten. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 peserta.
Acara dibuka dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mengenai pentingnya literasi digital untuk kemajuan bangsa. Tampil berikutnya adalah Steven Sondakh sebagai pembuka sesi materi dengan presentasi berjudul “Informasi, Identitas dan Jejak Digital dalam Media Sosial”. Jejak digital adalah kumpulan jejak dari semua data digital, baik dokumen maupun akun digital. Menurut Steven, jejak digital terbagi menjadi dua jenis, yaitu jejak digital aktif dan jejak digital pasif. “Beberapa hal yang perlu diperhatikan di jejak digital, yaitu mengecek diri sendiri di situs pencarian, menjaga etika saat di dunia maya, dan memperhatikan perangkat ponsel atau tablet,” pesan dia.
Sesi dilanjutkan oleh Ardian Setio Utomo yang membawakan tema “Isu-isu Etika Digital dan Penggunaan Teknologi”. Dalam sesinya, Ardian memaparkan bahwa network etiquette atau netiket diperlukan sebagai pegangan agar kita tidak salah langkah dalam menjaga sikap dan perilaku ketika berinteraksi di dalam ruang digital bersama dengan masyarakat digital. “Hal paling mendasar dari netiket adalah kita harus selalu menyadari bahwa kita berinteraksi bukan sekedar dengan deretan karakter huruf di layar monitor, namun dengan karakter manusia sesungguhnya,” ujar Ardian.
Erna St. Nursiyah selaku pemateri ketiga membawakan tema “Perbandingan UU No. 11 Tahun 2008 dan UU No. 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik”. Erna memaparkan salah satu kritikan pada penggunaan UU ITE adalah pasal karet yang juga menjerat korban pelecehan seksual. “Pasal 27 ayat 1, misalnya, mengatur tentang larangan menyebarkan informasi asusila, banyak kasus di mana aturan ini malah sering menjerat korban kekerasan seksual,” kata dia.
Sesi pemberian materi diakhiri oleh Karlina Puspita dengan tema “Aman dalam Dunia Digital dengan Waspada terhadap Phising”. Tujuan phising adalah mencuri data, mulai dari data pribadi, data akun, dan data finansial. Terdapat beberapa ciri-ciri phising, mulai dari pesan yang meminta data pribadi, bersifat mengagetkan atau mendesak, tata bahasa yang buruk, serta penawaran yang terlalu indah dan cenderung tidak realistis. “Selalu waspada karena phising sangat banyak terjadi! Jaga data pribadi Anda sebaik-baiknya,” imbau Karlina.
Setelah sesi pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator. Dalam kesempatan tersebut, para peserta dipersilahkan mengajukan pertanyaan kepada narasumber. Sebagai apresiasi, panitia menyediakan hadiah bagi 10 penanya beruntung berupa uang elektronik senilai masing-masing Rp100.00.
Salah satu pertanyaan menarik dari peserta adalah tentang bagaimana mengedukasi orang tua agar tidak asal mengklik tautan yang disebarkan lewat aplikasi percakapan. Menurut Karlina, hal tersebut memang hanya dapat diatasi dengan terus menghimbau dan mengingatkan orang tua mengenai bahayanya mengeklik tautan secara sembarang.
Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)




