banner dprd mkassar
Tak Berkategori  

HIPMI Sulsel Dukung Pengembangan Perhutanan Sosial Lewat Kolaborasi dengan Pemprov Sulsel

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar pertemuan penting di Ruang Rapat Lt.3 Gedung AAS Building, Jl. Urip Sumoharjo, Makassar, dalam rangka penyusunan Roadmap Perhutanan Sosial Provinsi Sulawesi Selatan 2025-2029. Pertemuan ini difasilitasi oleh Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulsel, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga pemerintah, organisasi non-pemerintah, akademisi, serta perwakilan dunia usaha.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BPD HIPMI Sulsel, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pengembangan Program Perhutanan Sosial. Andi Amar menekankan pentingnya kolaborasi nyata untuk memberdayakan pengusaha muda di desa melalui program unggulan HIPMI Back to Village. Program ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi lokal sebagai sumber penghasilan baru bagi masyarakat pedesaan.

Sementara itu, Ketua Bidang III ESDM, Lingkungan Hidup & Kehutanan HIPMI Sulsel, Chandra Tauphan Ansar, menegaskan bahwa program Bidang III mendukung ketahanan pangan nasional melalui pengembangan pangan hutan. Menurutnya, program ini berperan penting dalam memperkuat ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan hidup.

Dukungan penuh juga datang dari Kepala Bappelitbangda Sulsel, Dr. Setiawan Aswad, M.Dev.Plg, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ir. Andi Hasbi, M.T. Mereka sepakat bahwa sinergi antara roadmap Pokja Perhutanan Sosial Sulsel dan program HIPMI Sulsel dapat menciptakan inovasi baru dalam pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal, yang akan membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Ir. Andi Hasbi, M.T., mengungkapkan bahwa HIPMI dapat berperan sebagai off-taker untuk produk perhutanan sosial yang melimpah pada saat tertentu, guna mengatasi fluktuasi harga yang rendah akibat panen berlebihan. Hal ini diyakini dapat mendukung penguatan usaha kelompok tani, terutama di wilayah pedesaan.

Dr. Setiawan Aswad menambahkan bahwa kolaborasi ini memiliki potensi besar untuk menjadi model pembangunan berkelanjutan berbasis masyarakat, yang dapat menggerakkan perekonomian daerah secara keseluruhan.

Ketua Kompartemen Kehutanan HIPMI Sulsel, Muh Ichwan K, menekankan bahwa penyusunan roadmap yang kolaboratif akan mempercepat implementasi berbagai program dalam Pokja Perhutanan Sosial Sulsel, yang diharapkan dapat mempercepat pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan.

Dengan adanya kesepakatan dan komitmen bersama, HIPMI Sulsel akan terus mendukung dan mengawal program-program pemerintah untuk mencapai visi pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Selatan.

PDAM Makassar