Kelola Limbah B3 Perusda Sulsel Jaga Pencemaran Lingkungan Hidup

Gerinra Sulawesi Selatan

Taufik Fachrudin: Lingkungan Hidup Harus Tetap Terjaga

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR -Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3) diigolongkan sebagai limbah mengandung bahan berbahaya atau beracun yang sifat dan konsentrasinya, baik langsung maupun tidak langsung, dapat merusak atau mencemarkan lingkungan hidup atau membahayakan kesehatan manusia.

Menyikapi fenomena seperti ini, Perusda Sulsel sebagai Badan Usaha Milik Daerah Provinsi Sulsel dengan unit bisnis Limbah B3 yang dimiliki mengambil bagian dalam pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.”Kami dalam mengelola limbah, tidak semata mata mengejar unsur bisnis dari pengelolaan limbah B3, tapi juga sebagai bagian dari tanggungjawab moril dan upaya ikut andil dalam menjaga kelestarian lingkungan dari pencemaran limbah,” tegas Dirut Perusda Sulsel, Taufik Fachrudin saat melakukan penandatanganan kesepakatan pengelolaan limbah B3 dengan para Direktur Rumah Sakit dalam lingkup Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel dan Badan Lingkungan Hidup Pemprov Sulsel yang juga disaksikan Kadis Kesehatan Sulsel.

Menurut Taufik Fachrudin, limbah B3 memiliki salah satu atau lebih karakteristik antara lain mudah meledak, mudah terbakar, bersifat reaktif, beracun, menyebabkan infeksi, bersifat korosif, dan lain-lain, yang bila diuji dengan toksikologi dapat diketahui termasuk limbah B3.

Pengelolaan Limbah B3 merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang mencakup penyimpanan, pengumpulan, pemanfaatan, pengangkutan, dan pengolahan limbah B3 termasuk penimbunan hasil pengolahan tersebut.”Pengelolaan limbah B3 yang kami lakukan sekaligus menjaga predikat Sulsel sebagai Provinsi Sehat yang raih Pemprov Sulsel dibawah kepemimpinan Gubernur Prof Nurdin Abdullah,” tegas Taufik.

Penandatanganan kerjasama pengelolaan limbah B3 antara Perusda Sulsel dengan para Direktur RSUD dalam lingkup Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel dilaksanakan dikantor Perusda Sulsel dibilangan Dr Ratulangi, Kamis, (14/11) yang dihadiri seluruh Direktur RSUD, Kadis Kesehatan dan Badan Lingkungan Hidup Pemprov Sulsel.(*)

Andi Muhammad Fadli